Tampilkan postingan dengan label Alien. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Alien. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Juli 2013

Dari Manakah Sebenarnya Alien Itu Berasal ?

 Dari Manakah Sebenarnya Alien Itu Berasal ?  - Di sini saya selalu menuliskan makhluk UFO sebagai "alien" bukan "ET atau ETI". Mengapa? Karena ET merupakan kependekan dari Extra Terrestrial Inteligence, yaitu makhluk cerdas dari luar bumi. Dengan memakai istilah alien", saya tidak menutup kemungkinan bahwa mereka datang dari bumi atau dimensi lain.

Beberapa kemungkinan jawaban atas pertanyaan di atas adalah

Dari Luar Angkasa
Dari Masa Depan
Dari Bumi
Dari Dimensi Lain


1. Mungkinkah mereka dari Luar Angkasa ??

Perkiraan bahwa alien berasal dari luar angkasa sangat mungkin sekali, tapi ada beberapa keanehan atau kejanggalan bila mereka memang berasal dari luar angkasa.
Keanehan itu adalah:

Radar kita tidak pernah mendeteksi adanya spaceship yang memasuki atmosfir bumi.
Bintang terdekat dengan tata surya kita adalah Alpha Centauri, yang berjarak 4.3 tahun cahaya. Ini berarti apa yang kita lihat hari ini adalah apa yang terjadi 4.3 tahun yang lalu. Terbang dengan kecepatan cahaya masih merupakan fiksi ilmiah. Untuk suatu perjalanan yang cukup cepat bagi UFO akan membutuhkan waktu ribuan tahun untuk mencapai bumi.

Yang aneh adalah, meski ada ribuan saksi yang menyatakan pernah melihat UFO setiap tahun, namun tidak ada gambaran UFO yang persis sama. Tentunya sangat sulit untuk dibayangkan bila mereka dari luar angkasa dengan membawa sedemikian banyaknya jenis pesawat yang berbeda-beda dan berjalan zig-zag di angkasa setiap hari.

Fenomena UFO dalam terbang sering tidak mengikuti hukum gravitasi dan aerodinamika, bukankah kalau mereka benar-benar dari angkasa luar, hukum-hukum fisika itu tetap berlaku buat mereka ?

Tidak ada BUKTI nyata bahwa mereka berasal dari planet tertentu.

Beberapa orang yang berhubungan (kontak) dengan alien, sering kali mendapat pelajaran tentang spiritualitas, filosofi, peringatan tentang bahaya nuklir, dll. Apakah alien yang datang dari jarak yang jauh itu datang ke bumi hanya untuk mengajari manusia filsafat ?

Memang ada juga yang tetap yakin bahwa mereka datang dari luar angkasa dengan teknologi yang sedemikian majunya yang belum terbayangkan oleh pikiran manusia.

2. Mungkinkah mereka dari Masa Depan ??

Apakah UFO semacam mesin waktu dari masa depan? Orang yang percaya bahwa mesin waktu bisa (mungkin) dibuat akan bisa menerima kemungkinan akan teori ini.

Tapi saya mengabaikan teori ini karena pertimbangan:

Beberapa laporan yang pernah melihat alien menyatakan bahwa kebanyakan bentuk mereka bukan manusia (human) dan terkadang aneh atau mengerikan.

Interfensi makhluk dari masa depan bisa menimbulkan teori "paralel universe". Kalau mereka benar dari masa depan, maka saat ini tentunya mereka belum ada. Namun kalau mereka datang dari masa depan dan muncul saat ini, berarti itu merupakan suatu hal yang "unik" dan "menakjubkan".

Kalau mereka memang dari masa depan, untuk apa mereka melakukan penculikan terhadap manusia (alien abduction) ?

3. Mungkinkah mereka dari Bumi ??

Jika kemungkinan mereka dari bumi, tentunya harus dipertanyakan juga, yaitu:

Apakah buatan manusia ?
Apakah buatan non human yang jenis spesiesnya belum kita ketahui sampai saat ini ?

Kemungkinan bahwa UFO itu buatan manusia meragukan bila melihat fakta:

Adanya fenomena penculikan manusia oleh UFO.
UFO sudah pernah terlihat, jauh sebelum manusia mampu membuat pesawat terbang.
Pesawat UFO sering diluar hukum-hukum gravitasi dan aerodinamika.

Kemungkinan buatan non human yang berasal dari bumi, meragukan bila melihat fakta:

Pesawat UFO sering diluar hukum-hukum gravitasi dan aerodinamika.
Di manakah mereka berada? (Ini memang bisa dijawab: di dasar laut, di daerah kutub yang tidak dihuni manusia, di dalam/rongga-rongga bumi).
Mengapa ada masa kosong, di mana dulu pada jaman purbakala dikatakan alien sering hilir mudik di antara manusia, dan baru kini mulai aktif lagi ?

4. Mungkinkah mereka dari Dimensi Lain ??

Tentunya bila ketiga kemungkinan di atas diabaikan karena adanya sanggahan atau pemikiran yang meragukan, maka pilihan terakhir adalah yang keempat,
yaitu: Mungkinkah mereka dari dimensi lain?

Teori tentang alien dari dimensi lain cukup banyak dianut oleh kalangan ufologi (tidak semua).
Beberapa data yang mendukung adalah:

Menjelaskan fenomena UFO muncul dan menghilang secara tiba-tiba.
Tidak mengikuti hukum-hukum fisika dalam dimensi manusia.
Adanya kontak secara telepati atau melalui mimpi dengan beberapa orang yang merasa menjalin komunikasi (kontak) dengan alien.

Sering terjadi kasus alien abduction pada waktu korban tidur.

Mereka tidak bisa berinteraksi secara bebas dengan manusia karena berbeda dimensi. Untuk berinteraksi di dimensi manusia, mereka membutuhkan wadah (containers) manusia. Ini menjelaskan teori alien abduction dan pembuatan hybrid, di mana terjadi juga proses "soul abduction".

Bila mereka datang dari dimensi lain, siapakah mereka? Satu-satunya penjelasan dari kitab suci, yakni Al Quran yang menyatakan bahwa di bumi ini selain dihuni oleh manusia, juga dihuni oleh jin yang berada di dimensi lain. Suatu fakta bahwa di Indonesia yang cukup mengenal fenomena jin ini, ternyata memiliki suatu persamaan sifat, yaitu jin suka melakukan penculikan (baik orang dewasa maupun anak-anak), di mana korban sering berada di suatu tempat yang dia tidak mau kembali (karena enak), namun sebagian juga berhasil lari atau berhasil dikeluarkan/dikembalikan oleh bantuan orang lain dengan kuasa Allah.

Apakah jin mempunyai teknologi? Dapatkan keberadaan makhluk cerdas dari dimensi lain yang dinamakan jin ini diterima dengan akal manusia modern? Dan apakah memang fenomena jin ini adalah fenomena UFO yang muncul belakangan ini setelah sekian lama vakum?

Bicara soal jin, mungkin tidak akan lepas dari suatu kemungkinan bahwa ada jin yang baik dan jin yang jahat. Pendapat banyak orang adalah, jin yang baik tidak ingin mencampuri urusan manusia, namun jin yang jahat (setan dengan pemimpinnya Iblis/Lucifer), suka mencampuri urusan manusia dan berusaha menyesatkan manusia.

Mungkin ini menjelaskan:

Mengapa alien tidak begitu saja menyerang manusia (tembak dan hancurkan) karena tujuan mereka bukan membunuh namun menyesatkan ?
Kemunculan alien belakangan ini apakah karena mereka memang diberi kesempatan oleh Allah untuk menyesatkan manusia pada hari-hari menjelang akhir jaman ?
Dapatkah dipercaya ada dimensi lain?

Mempercayai alien berasal dari planet lain adalah jauh lebih mudah daripada meyakini bahwa mereka berasal dari dimensi lain. Namun keberadaan dimensi lain nampaknya tidak mudah diabaikan begitu saja. Banyak penulis cerita fiksi, baik dari jaman dulu maupun kini, menggunakan tema kehidupan di dimensi lain ini, misalnya:

Odyssey (Kisah Perjalanan Ullyses)
Sinbad, si pelaut
Christmas Carol
Alice in the Wonderland
Legenda Nyai Loro Kidul
Namun tentu saja, semua itu masih dapat dianggap sebagai suatu cerita. Sejauh ini, beberapa eksperimen ilmiah yang menyangkut masalah dimensi lain adalah:

Philadelphia experiment, yaitu percobaan tentang ruang dan waktu. Untuk mengetahui sekilas tentang eksperimen ini, klik: disini (bahasa Indonesia).
Penelitian terhadap beberapa peristiwa paranormal, seperti NDE (Near Death Experience), OBE (Out of Body Experience) atau Astral Travelling, ESP (Extra Sensory Perception), mimpi, dll.
Fenomena-fenomena yang menyangkut dimensi lain adalah:

Keyakinan bahwa manusia mempunyai roh
Keyakinan bahwa spirit manusia tetap hidup walau badannya mati
Keyakinan adanya inkarnasi dan reinkarnasi
Manusia mempunyai "indera keenam"
Munculnya makhluk halus, hantu, jin, dll
Misteri Segitiga Bermuda.

Penjelasan yang mungkin mendekati ilmiah tentang dimensi lain adalah keberadaan mereka (alien) adalah pada spektrum yang tidak mampu ditangkap oleh indera manusia, misalnya, kemampuan pengelihatan manusia terbatas dan tidak mampu melihat cahaya infra merah dan ultra violet. Demikian pula manusia tidak mampu mendengar suara infrasonic dan ultra sonic. Namun beberapa binatang mempunyai kemampuan spektrum indera yang lebih luas/berbeda dengan manusia, misalnya kelelawar mampu mendengar gelombang ultrasonic, beberapa binatang mampu mengindera kehadiran "makhluk halus", ada binatang yang mampu mengindera bakal terjadinya gempa bumi, dll.

Manusia juga memiliki indera keenam, namun sayangnya indera ini tidak dikembangkan oleh semua orang. Dengan indera keenam ini, manusia mampu melakukan intuisi dan antisipasi .


Sumber : Vivaforum

Jumat, 19 April 2013

Kaum Dropa Tibet, Saksi Keberadaan Alien

Tahun 1938, sebuah tim arkeolog dari Universitas Peking (Beijing) yang sedang melakukan survei goa di pegunungan Baian Kara-Ula, Tibet menemukan sebuah pekuburan dalam salah satu gua yang dibuat dengan sangat rapi, berisi tulang kerangka mirip manusia pada umumnya, kecuali bagian tengkorak kepalanya yang lebih besar, tak sebanding dengan proporsi tubuhnya.


Di tempat yang sama, salah seorang anggota tim juga menemukan sebuah piringan batu berdiameter 22,86 cm, tergeletak pada sebuah sudut gua dan tertutup lapisan debu. Pada bagian tengah piringan tersebut terdapat lubang dan goresan-goresan teratur pada salah satu sisi permukaannya yang menyerupai bentuk karakter tulis berukuran sangat kecil. Para anggota tim yang tak satu pun memahami tulisan tersebut kemudian membawa dan menyimpannya bersama hasil-hasil temuan lainnya ke Universitas Peking.


Sejak itu para ahli di Peking terus berupaya memecahkan maksud tulisan tersebut. Hingga 20 tahun kemudian, Dr. Tsum Um Nui berhasil memecahkan kode tulisan dan membaca pesan yang terkandung padanya. Isi tulisan pada piringan tersebut menceritakan tentang penduduk dari planet lain yang mengalami kerusakan pesawat sehingga terpaksa mendarat darurat di pegunungan Baian Kara-Ula. Para penduduk lokal setempat (suku Han) yang terkejut dan merasa aneh dengan penampilan fisik para pendatang tersebut menyangka mendapat ancaman lalu berusaha memburu dan membunuh mereka. Para pendatang yang juga terdapat perempuan dan anak-anak menjadi panik dan berusaha menyelamatkan diri dengan bersembunyi pada gua tempat ditemukannya piringan batu tersebut, namun banyak diantaranya yang terbunuh.

Kerusakan pesawat yang parah dan lokasi yang terisolasi membuat mereka tidak dapat memperbaiki pesawatnya. Tulisan tersebut juga mengidentifikasikan mereka sebagai kaum Dropa. Keterangan yang tertulis pada piringan batu tersebut ternyata mirip dengan legenda yang ada di masyarakat lokal setempat, yaitu tentang munculnya makhluk dari angkasa yang berbadan kurus kecil tetapi berkepala lebih besar.


Pada 1965, telah berhasil ditemukan 716 piringan batu sejenisnya dari gua yang sama. Seorang ahli dari Rusia bernama W. Saitsew yang melanjutkan penelitian Dr. Tsum melaporkan bahwa piringan batu tersebut terbuat dari campuran kobalt dan sejenis metal yang tidak dikenal, diduga adalah bagian komponen suatu sirkuit elektris.



Sedangkan di sisi dinding gua yang lain, ditemukan gambar matahari, bulan, sebuah bintang yang belum teridentifikasi dan planet bumi yang keseluruhannya dihubungkan oleh sebuah garis titik-titik. Dari hasil penelitian diketahui bahwa temuan-temuan di gua tersebut (termasuk piringan batu) telah berusia kurang lebih 12.000 tahun. Kini, di area sekitar gua tempat ditemukannya piringan batu masih dihuni oleh dua suku yang terisolir bernama Han dan Dropa. Mereka bukan seperti orang Tiongkok maupun Tibet, bahkan penampilan fisiknya berbeda dengan orang kebanyakan, badannya kurus dan lemah, tingginya tak melebihi 1,5

Minggu, 18 November 2012

Alien Dan Sejarah Peradaban Manusia

Alien Dan Sejarah Peradaban Manusia
Alien, dan mereka yang disebut para ‘Dewa’ akan mengontrol energi dari seluruh galaksi. Bukan berdasarkan pada molekul karbon, tetapi merupakan kecerdasan Manusia Super, tak terkecuali malaikat.
Peradaban masa lalu tetap menjadi misteri, dan manusia terus berusaha tanpa henti hingga menemukan jawaban sesungguhnya tentang awal terbentuknya peradaban manusia dan Dewa. Bagi ilmuwan, terjemahan alkitab tidak akan pernah mencukupi hasrat mereka untuk menggali lebih dalam tentang pencitaan manusia primitif yang men-Dewa-kan Alien. Artikel saya hari ini akan memberikan sedikit penjelasan yang berkaitan dengan Alien dan Dewa Kuno berdasarkan sebuah teori, atau lebih tepatnya hipotesis dari beberapa ilmuwan, salah satunya Michio Kaku.
Sebuah teori muncul di tahun 1968 tentang hipotesis untuk merenungkan kemungkinan makhluk luar angkasa(Alien) ketika mereka turun ke Bumi di masa lalu dan membangun ajaran agama. Penulis Erich von Daniken, sosok yang disebut sebagai ‘Bapak Teori Astronot Kuno‘. Dalam bukunya yang berjudul ‘Chariots Of The Gods‘ mempopulerkan argumen tentang alien kuno yang berinteraksi dengan manusia primitif.
Rev.Barry Downing juga meneliti hubungan antara UFO dan keyakinan agama. Di bukunya yang berjudul ‘The Bible and Flying Saucers‘ adalah buku yang berisi hipotesis perspektif Alkitab tentang fenomena UFO dan alien. Teori Von Daniken mengatakan bahwa nenek moyang kita (manusia primitif) menganggap alien sebagai Dewa dan membuat ‘sistem kepercayaan supranatural’ dalam pertemuan mereka. Downing juga mengatakan bahwa Alien tertentu sebenarnya malaikat Allah atau utusan ilahi yang dikirim ke bumi.
Kedua sudut pandang muncul di ruang lingkup yang bervariasi, mulai dari Anunnaki yang dianggap bangsa Sumeria dan Babilonia sebagai Dewa pencipta manusia. Kemudian insiden UFO Roswell tahun 1947 di New Mexico, dan ada lagi dugaan tentang Wajah di Mars. Teori astronot kuno umumnya beranggapan bahwa alien adalah manusia dengan teknologi canggih yang berevolusi melalui seleksi Teori Darwin melalui sang pencipta. Alkitab UFOlogi manyatakan sebaliknya, bahwa beberapa makhluk langit adalah makhluk abadi yang diciptakan oleh Allah yang mungkin berada pada peperangan di ruang angkasa dengan entitas alien agresif.
Definisinya bahwa Tuhan tidak lain merupakan bagian dari keabadian. Sepanjang sejarah antropologi dinyatakan adanya hewan Dewa yang disebut Dewa Humanoid, Dewa Roh, dan Dewa Totem, dimana mereka dianggap hidup abadi.
Dewa bisa mengalami kematian, sakit, dan nafsu manusia, namun kematian bisa mereka hindari. Tidak semua Dewa yang baik atau peduli kepada umat manusia, Sebuah premis universal Dewa Kuno merupakan ‘Pergeseran Generasi’ atau menjatuhkan kedaulatan dari orangtua kepada anak. Salah satunya adalah ketika manusia bisa menerima pahala, kebaikan dari keabadian dan menjadi Dewa atau menikah dengan mereka.
Hipotesis Singularitas Tentang Peradaban Alien

Ilmuwan Amerika dan gerakan Singularity futuris (Ray Kurzweil) menyatakan bahwa manusia bisa menjadi abadi dalam waktu 20 tahun melalui Nanoteknologi yang mampu menggantikan organ vital manusia. Teknologi Singularity merupakan istilah yang diciptakan oleh penulis fiksi ilmiah, Vinge Vernor. Hal ini mengacu pada penciptaan komputer pintar yang mengembangkan kecerdasan mereka sendiri, Transhumanists yang mendukung peningkatan kapasitas manusia melalui teknologi canggih.
Para Dewa kuno tidak digambarkan sebagai manusia super yang seharusnya ditanamkan dalam imajinasi impulsif. Dewa kuno menderita dan mati, tetapi kemudian disatukan kembali bersama-sama atau dibangkitkan sesuai dengan pernyataan Kurzweil bahwa organ-organ vital akan diregenerasi. Jika peradaban alien memang menjadi abadi melalui teknologi canggih, menurut definisi maka mereka adalah Dewa. Hipotesis Von Daniken mengusulkan bahwa alien mengajarkan manusia primitif tentang astronomi, geometri, dan bahkan konstruksi monolit.
Tapi mengapa mereka tidak bisa mengajarkan manusia tentang perbedaan antara ‘Dewa Imajiner’ dan ‘Alien’ yang hidup saat ini? Mungkinkah makhluk abadi ingin diperlakukan sebagai Dewa atau malaikat yang menggambarkan masa depan Manusia Abadi?
Fisikawan Amerika-Jepang dan penulis Michio Kaku menggambarkan pencarian ilmiah tentang kemungkinan peradaban alien melalui pembagian Tipe I, II, III dan IV. Mereka menduga peradaban Type I yang mengarahkan pada sumber daya dari seluruh planet, tapi manusia belum ada di sana. Penyalahgunaan senjata nuklir dan peluncuran roket ruang angkasa memungkinkan prospek yang mengerikan sebagai ancaman disetiap planet yang dekat dengan Bumi. Hal ini memicu respon hipotetis peradaban Tipe II yang mengontrol energi dari seluruh tata surya. Sementara peradaban Tipe III akan mengontrol energi dari seluruh galaksi. Tidak didasarkan pada molekul karbon, hal tersebut merupakan kecerdasan manusia super, tak terkecuali malaikat.
Peradaban Tipe IV akan mengontrol penciptaan alam semesta dari Big Bang. Kecerdasan tak tertandingi yang terkadang disebut sebagai replikator kuantum, astrobiologis Paul Davies pernah menyebutnya sebagai ‘Q-Life‘ yang merupakan Ketuhanan tertinggi dari jiwa manusia dan mendiami sebuah Singularitas Multiverse.
Mereka menyatakan string informasi tentang masa lalu selama miliaran tahun sehingga menetapkan kondisi awal Big bang. Fisikawan Amerika (Ronald Mallett) menggunakan persamaan Albert Einstein untuk menggambarkan pergeseran waktu dengan sinar laser. Dan hasilnya,… sebuah peradaban Tipe IV tidak pernah berhenti menciptakan alam semesta baru.
Penulis Amerika ‘Michael Talbot‘ menyatakan teori realitas yang menunjukkan fisik alam semesta dengan hologram raksasa, setelah dia memeriksa fisikawan David Bohm dan neurofisiologi Karl Pribram dimana keduanya secara independen menggunakan teori holografik dan model alam semesta.
Talbot berpendapat bahwa keberadaan manusia merupakan holografik yang memproyeksikan struktur Big bang itu sendiri. Jika demikian, maka ada Dewa atau peradaban Alien yang akhirnya mungkin akan dihadapi manusia, setidaknya untuk membuktikan holografik dari makhluk abadi, tapi bukan sebagai Zat pencipta alam.

Kamis, 01 November 2012

HOTNEWS: Penampakan UFO Berbentuk Lonjong di Amerika

Sebuah benda aneh terlihat melayang di atas langit Amerika. Bentuknya lonjong, berwarna putih, dari kejauhan seperti sebatang rokok. Seorang astronom, Allen Epling berhasil merekam gambarnya selama beberapa jam.
Kabar ini menggegerkan banyak orang. Diliput media dan menarik minat komunitas penggemar UFO, dan akhirnya menimbulkan perdebatan. Apakah benda melayang tersebut benar-benar piring terbang atau objek buatan manusia?

Banyak pengamat yakin benda tersebut sebenarnya mainan "balon panjang" yang dijual di pasaran. Balon sepanjang 8 meter yang bereaksi terhadap panas matahari sehingga bisa membesar.

Namun pendapat ini menjadi lemah karena ketinggian yang dicapai obyek tersebut. Balon semacam itu hanya bisa mencapai ketinggian 30.000 kaki (sekitar 10.000 meter), sementara obyek tersebut tampak melayang pada ketinggian 100.000 meter.
Epling mengamati benda ini menggunakan teleskop astronomi SCT 8" dan terlihat sekitar 60 derajat di atas cakrawala. Ia bingung, bila memang itu hanya sebuah balon besar, mengapa obyek ini bisa tetap diam pada ketinggian tersebut selama beberapa jam.

"Saya tidak mengerti bagaimana benda itu bisa diam di tempat cukup lama. Tidak ada baling-baling dan tidak ada gas yang keluar. Saya ingin menekankan bahwa obyek itu sama sekali tidak bergerak. Dalam video, tampak bergerak karena tangan saya yang goyah saat merekamnya."

Penampakan ini juga disaksikan banyak orang dari tiga negara bagian Kentucky, Virginia, dan Tennessee. Polisi lokal menerima banyak laporan soal munculnya obyek tersebut, namun tidak dapat menemukan "balon" yang seharusnya melayang jatuh.

Bandara lokal dari Pine County juga mengatakan bahwa mereka tidak memiliki catatan terbang di atas wilayah udara mereka selama jam penampakan sesuai hasil rekaman Epling dan laporan beberapa orang lainnya.

Rabu, 11 Juli 2012

Mau Mencari Keberadaan UFO? Lihat Ini

SETI (Search for Extra-Terrestrial Intelligence) mengajak kita ikut mencari alien. Buka saja situsnya kalau berminat.

Berdasarkan pengumuman pada konferensi tentang teknologi, hiburan dan desain atau TED di Los Angeles, website itu akan menyiarkan frekuensi radio yang ditransmisikan dari teleskop Seti. Seti adalah akronim dari Search for Extraterrestrial Intelligence yang berarti pencarian mahluk cerdas dari luar angkasa.

Data dari teleskop itu diharapkan dapat memberikan petunjuk-petunjuk baru mengenai kehidupan di luar bumi.

Seti adalah tahap terbaru dalam upaya "memberdayakan mahluk bumi di mana saja untuk aktif berpartisipasi dalam pencarian teman satu semesta."

Proyek tersebut dijalankan oleh Dr Jillian Tarter, pemenang TED Prize 2009 dan direktur dari Pusat Penelitian Seti.

Ia berharap Seti akan membantu komunitas ilmuan dan ahli teknologi yang sudah lebih dulu terjun dalam riset ini.

"Ada frekuensi yang kini diabaikan oleh sistem deteksi sinyal otomatis kami karena jumlah sinyalnya terlalu banyak," kata Tarter.

"Sebagian besar diciptakan oleh teknologi komunikasi dan hiburan di bumi tetapi dibalik suara-suara ini mungkin ada sinyal dari teknologi yang berasal dari kejauhan bumi.

Mengajak publik ikut terlibat

"Saya berharap ada sepasukan sukarelawan yang dapat membantu kami mempelajari frekuensi-frekuensi yang membingungkan mesin-mesin kami. Dengan cara ini kami akan memiliki kesempatan untuk menindaklanjuti segera apa pun yang ditemukan oleh para sukarelawan."
Institut Seti dalam beberapa tahun terakhir berjuang untuk bertahan dengan mengandalkan sumbangan dari masyarakat. Beberapa diantaranya berasal dari mantan astronot Bill Anders, penulis fiksi sains Larry Niven dan aktris Hollywood Jodie Foster.

Memberdayakan publik untuk mengumpulkan data selama ini merupakan metode yang berguna bagi para ilmuan di berbagai disiplin ilmu.

Turut berkolaborasi di proyek Seti adalah Zooniverse, rumah bagi sejumlah proyek sains publik terbesar dan tersukses di internet.

"Selama beberapa tahun terakhir, kami menerima respon dari ratusan ribu orang untuk ambil bagian dalam riset sains karena mereka menggunakan Zooniverse untuk mengklasifikasi galaksi, mengeksplorasi bulan dan bahkan menemukan planet," kata Chris Lintott, penyidik senior Zooniverse.

"Dengan Setilive.org, kami sangat senang bisa mengundang mereka ke petualangan besar ini."

Nah, ada yang mau ikutan jadi sukarelawan? Silahkan buka situsnya: setilive.org

Kamis, 28 Juni 2012

AlQuran Mengakui Keberadaan UFO?

Apakah benar kitab suci umat Islam mengakui keberadaan mahluk planet lain? Masalah ini selalu menjadi kajian menarik para ahli tafsir. Ada yang mengamini, dan ada pula yang menampiknya.

Berikut ini salah satu kajian yang ditulis oleh Yudi N. Ihsan, pegiat pengajian di Bremen, Jerman. Terlepas dari shahih atau masih perlu dikaji kembalinya tulisan Yudi N. Ihsan, berpulang kepada diri kita masing-masing.

Singkat kata, selamat membaca...

 
 ifanobi.com
Al-Qur’an merupakan mu’jizat terbesar sepanjang masa. Pertamakali dibukukan di jaman Khalifah Abu Bakr, lalu pembukuannya disempurnakan di jaman Khalifah Umar bin Khathab. Sedangkan di jaman Khalifah Utsman mulai ditetapkan bentuk hurufnya serta diperbanyak sehingga dikenal istilah Rosam Utsmani. Ilmu tata bahasa al-Qur’an (nahwu dan sharaf) mulai diperkenalkan di jaman khalifah Ali bin Abi Thalib.

Salah satu keistimewaan al-Qur’an adalah memungkinkan penafsirannya yang terus berkembang dan selalu up to date. Salah satu contohnya adalah yang terdapat di dalam surat Ar-Ra’du (13) ayat 15.

Dan hanya kepada Allah-lah sujud (patuh) “Man” yang ada di langit dan di Bumi, baik dengan kemauan sendiri (taat), ataupun terpaksa, begitupula bayang-bayangnya (ikut sujud) di pagi dan petang hari (QS 13:15).

Ayat tersebut menjelaskan adanya “Man” di langit dan di Bumi. Lalu siapakah yang dimaksud “Man” di dalam ayat ini?

1. Di dalam tata bahasa al-Qur’an (arab) “Man” menunjukan makhluk yang diberi akal. Sedangkan makhluk berakal yang diciptakan Allah swt ada 4, yaitu: Malaikat, Iblis, Jin, dan Manusia. Oleh sebab itu makhluk-makhluk lain seperti binatang, tumbuhan, atau benda mati tidak bisa disebut “Man” tetapi disebut “Maa”. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia maka “Man” bermakna “Siapa” dan “Maa” bermakna “Apa”.

2. Ciri-ciri “Man” yang dimaksud di dalam ayat di atas adalah:
a) Sujud dengan taat kepada Allah;
b) Sujud dengan terpaksa kepada Allah; dan
c) Memiliki bayang-bayang.
Ayat tersebut berbunyi: Walillahi yasjudu Man fi ssamaawaati wal ardhi, jika diterjemahkan menjadi: Dan kepada Allah “Man” di langit dan di Bumi bersujud/beribadah. Itu bunyi paragraf pertama dari ayat tersebut.

Paragraf ini menjelaskan adanya “Man” di langit dan di Bumi yang bersujud/beribadah kepada Allah. Lalu dilanjutkan dengan kalimat: Thou’an wa karhan wa dzilaluhum…., jika diterjemahkan menjadi: Taat, dan terpaksa, dan bayang-bayang mereka…… paragraf ini menjelaskan cirri-ciri “Man” yang dimaksud pada paragraf pertama. Bahwa sujud/ibadahnya si “Man” yang dimaksud di atas kadang kala taat, kadang terpaksa, dan mereka memiliki bayang-bayang.

3. Perlu diketahui lagi bahwa kata As-samaawaati pada ayat tersebut berbentuk jamak. Sehingga menjadi petunjuk bahwa “Man” yang berada di luar planet Bumi akan tersebar di banyak planet lain.

4. Jika melihat ciri-ciri tersebut diatas maka tidak mungkin yang dimaksud “Man” di dalam ayat tersebut adalah Malaikat, karena Malaikat selalu patuh kepada Allah, tidak pernah terpaksa, dan tidak memiliki bayang-bayang.

5. Juga tidak mungkin yang maksud “Man” di dalam ayat tersebut adalah Iblis, karena Iblis tidak pernah taat kepada Allah serta tidak memiliki bayang-bayang.

6. Dan tidak mungkin pula yang dimaksud “Man” di dalam ayat tersebut adalah Jin. Walaupun ada Jin yang taat dan terpaksa, tetapi Jin tidak memiliki bayang-bayang.

7. Maka yang dimaksud dengan “Man” pada ayat tersebut adalah makhluk seperti manusia. Yaitu mahkluk yang kadang kala taat, atau terpaksa serta memiliki bayang-bayang. Oleh sebab itu, ayat tersebut menjadi petunjuk adanya makhluk berakal seperti manusia di luar planet Bumi.

Disamping “Man”, di luar planet Bumi pun Allah swt pun menciptakan “Maa” dari kelompok binatang melata. Sebagaimana firman Allah swt di dalam surat An-Nahl (16) ayat 49.

Dan hanya kepada Allah-lah sujud “Maa” yang melata yang ada dilangit dan “Maa” yang melata yang ada di Bumi. Dan para Malaikat, dan mereka tidak menyombongkan diri. (QS 16:49).

Ayat tersebut menjelaskan adanya “Maa” dan “Malaikat” di langit dan di Bumi yang selalu sujud kepada Allah serta tidak sombong. Pada ayat ini tidak ada istilah terpaksa, sebagai bukti bahwa Malaikat dan “Maa” selalu sujud dengan taat kepada Allah swt.

Mengakhiri pembahasan tentang makhluk di luar Bumi maka silahkan simak firman Allah swt di dalam surat Asy-Syura (42) ayat 29.

Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya, ialah menciptakan langit dan Bumi dan “Maa” yang melata yang Ia sebarkan pada keduanya. DAN IA MAHA KUASA UNTUK MENGUMPULKAN (MEMPERTEMUKAN) SEMUANYA (MAKHLUK LANGIT DAN BUMI) APABILA IA BERKEHENDAK (QS 42:29).

Ayat tersebut menjadi petunjuk adanya kemungkinan pertemuan (interaksi) antara manusia yang ada di langit dengan manusia yang ada di Bumi bahkan kemungkinan saling berjodoh, tentunya jika Allah swt sudah berkehendak. Wallahu a’lam bishowab.
Sumber:

Jumat, 22 Juni 2012

4 Jenis Alien Yang Diperkirakan Pernah Datang Di Bumi

nformasi tentang jenis-jenis alien yang pernah bertemu dengan manusia cukup banyak. Namun ada empat tipe utama alien yang sering disebut, dan ke-empat jenis alian tersebut, diantaranya adalah:
Ciri-ciri umum dari alien tersebut di atas adalah sebagai berikut: 

1. Gray 
 


Tubuhnya kecil dengan kulit berwarna keabu-abuan. Nampaknya merupakan suatu ras alien kelas pekerja atau ahli teknik. Ciri khasnya adalah bermata hitam besar. Spesies ini yang dikabarkan sering dijumpa manusia dan sering melakukan penculikan (alien abduction). Selain itu, tipe inilah yang dikabarkan jatuh di Roswell dan kini dikabarkan melakukan konspirasi dengan pihak militer AS secara rahasia. Alien tipe greys ini dikabarkan merupakan jenis alien dari golongan serangga dengan wajah mirip belalang. Alien tipe greys ini adalah jenis alien yang paling populer, bahkan sudah dipakai sebagai cap merk dagang yaitu Alien Workshop.




 

2. Reptoid 


 

Tubuhnya sebesar manusia atau kadang lebih besar, dengan mulut yang lebih lebar dari mulut manusia. Tubuhnya mirip sejenis ular atau kadal, berwarna hijau, dan agak bersisik. Dikabarkan, ada beberapa di antara mereka yang memiliki sayap. Gambaran yang paling sesuai dengan alien jenis ini adalah "winged demon". Tidak semua jenis Reptilian ini bersayap. Yang bersayap merupakan jenis Draco atau "naga", sementara yang tidak bersayap sering digolongkan dalam jenis serpent atau "ular". Dari kesaksikan beberapa saksi, alien tipe greys dikabarkan bekerja untuk alien tipe Reptoid ini.

3. Nordic 

 

Bentuk alien jenis ini yang paling mirip dengan manusia, hanya saja bentuknya agak lebih besar sedikit, dengan rambut pirang (putih), badannya atletis, bermata biru dan dalam berkomunikasi sering terdengar dengan akses nordic (skandinavia). Mereka ini yang diperkirakan merupakan golongan yang disebut-sebut dalam Book of Enoch I sebagai "the son of gods" atau "the Fallen Angel". Satu persamaan dengan kesaksian seorang yang pernah berjumpa alien jenis ini, yaitu Billy Meier, dia mengatakan bahwa bertemu dengan alien tipe nordics yang bernama Semjase yang berasal dari Pleiades. Persamaannya, dalam Book of Enoch I, "malaikat-malaikat yang jatuh" itu bernama Semjaza. Menurut kesaksian orang yang pernah berjumpa dengan alien nordics ini, mereka mengatakan bahwa dari alien nordics ini sebagian bekerja bersama alien greys dan master mereka adalah alien tipe reptoid. Beberapa saksi korban penculikan oleh alien menyatakan bahwa mereka juga melihat manusia selain alien tipe greys. Diduga, sebenarnya itu bukan manusia, namun alien jenis nordics.

Alien tipe nordics ini ditengarai melakukan kerja sama dengan Hitler (Nazi) di waktu Perang Dunia II, di mana pada perang tersebut sering dijumpai Foo Fighter, sebuah pesawat aneh (UFO) banyak disaksikan oleh pilot AS, Inggris maupun Jepang. Itu sebabnya juga, Hitler mengagungkan bangsa Arya yang hebat dengan rambut putih/pirang dan bermata biru.

4. Hybrid 



 

Golongan ini adalah hasil rekayasa genetika (hybrid) antara alien dengan human. Bentuknya belum sempurna mirip manusia, kadang berupa seperti anak kecil, berambut dan kepalanya agak lebih besar bila dibandingkan dengan kepala normal manusia. Sebagian hybrid juga ada yang menyerupai manusia, ada yang berambut dan ada juga yang tanpa rambut. Kulitnya cenderung pucat dan bermata seperti alien greys. Sebagian menduga bahwa Men in Black adalah alien hybrid yang menutupi mata besar mereka dengan kaca mata hitam. Selain itu makhluk Chupacabra (goat sucker) adalah hasil hybrid juga. Rekayasa genetika (hybrid) ini diduga adalah upaya alien untuk bisa menciptakan makhluk yang bisa tinggal dengan bebas/lebih lama di dimensi manusia.

Apakah mereka itu baik atau buruk?
Sering dikabarkan bahwa alien tipe nordics adalah jenis alien yang baik. Mereka dikabarkan sering mengajarkan pada manusia tentang perdamaian, filosofi dan spiritualitas. Kalau seandainya mereka menemui orang-orang jaman dahulu, sangat mungkin sekali kalau mereka dianggap sebagai nabi atau dewa. Alien tipe nordics ini ada janis wanita dan ada juga jenis laki-laki. Umumnya mereka tampan dan cantik. Dan diduga bahwa penampakan-penampakan yang sering dianggap sebagai penampakan Maria (Virgin Mary), misalnya Fatima Sighting, adalah penampakan dari alien jenis nordics ini. Dan seringkali kalau alien nordics laki-laki muncul, bisa saja disalah tafsirkan sebagai Yesus. Buku harian Paus John 23 menyebutkan bahwa beliau secara periodik sering dikunjungi oleh Yesus dan Maria. Saya tidak mengatakan Paus John 23 berbohong, namun bisa saja itu adalah alien nordics yang mengaku Yesus dan Maria yang datang dari dimensi lain.

Secara umum, adanya kasus penculikan manusia oleh alien menunjukkan bahwa alien bukanlah entity yang baik. Namun memang sering menjadi pertanyaan, apa tujuan alien itu terhadap manusia? Apakah mereka ingin menguasai manusia/bumi? Bila memang mereka berasal dari luar angkasa degan teknologi yang canggih, bukankah mudah bagi mereka untuk menyerang manusia? Tetapi, mengapa itu tidak mereka lakukan?

Beberapa pertimbangan
Mengapa mereka tidak menjalin kontak langsung dengan manusia secara terbuka? Bukankah banyak manusia yang ingin bertemu dengan mereka? Alasan bahwa manusia bisa saja menyerang alien menurut saya terlalu bersifat paranoia, sebab pada kenyataannya, manusia akan bersifat "welcome" terhadap kehadiran alien. Baru kalau mereka menyerang, kita akan mempertahankan diri.

Apa maksud mereka melakukan berbagai penculikan terhadap manusia? Apa tujuan mereka menyembunyikan keberadaan mereka? Ataukah keberadaan mereka memang tersembunyi karena berada di dimensi lain?

Beberapa di antara mereka (alien) mengatakan bahwa mereka penjaga perdamaian di tata surya kita dan kalau manusia tetap memakai nuklir, baru mereka akan turun tangan untuk ikut campur mencegahnya. Mengapa mereka tidak mencegah pemboman Hirosima dan Nagasaki, demikian juga berbagai percobaan nuklir yang dilakukan oleh beberapa negara, termasuk AS, Uni Soviet (saat ini Rusia), Perancis, dll? dapatkah dipercaya bahwa mereka benar-benar "pasukan penjaga perdamaian antar galaksi"?

Berbagai tindakan alien yang disaksikan dan yang dialami oleh manusia, menunjukkan bahwa perlakuan yang diterima tidaklah baik dan kadang tidak bersahabat. Mungkin apa yang saya tulis ini tidak sesuai dengan harapan banyak pengamat UFO yang menggambarkan bahwa UFO/alien berasal dari planet atau gugusan bintang lain dan mereka ke bumi untuk tujuan penelitian atau persahabatan.

Jumat, 15 Juni 2012

Mengapa Alien Mirip Manusia?

Pernah nggak kamu berpikir, mengapa pembuat film soal alien atau UFO selalu menampilkan sosok alien menyerupai manusia. Mulai dari Star Wars, Star Trek, atau film tahun 80-an E.T (Extra Terrestial), Aliens, atau yang terbaru Promotheus.

 
Ya tidak terlalu mirip, tapi umumnya memiliki indera yang hampir sama dengan kita. Apakah karena berita 'gosip' tentang ditemukannya alien di Area 51? Atau berkat cerita orang-orang yang mengaku pernah diculik UFO?

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan hal yang cukup mengejutkan untuk menjawab pertanyaan tersebut. Penelitian menyatakan manusia dan alien sangat mungkin berbagi DNA yang sama. Sebab, DNA adalah materi genetik yang bersifat universal.

"Manusia dan alien dapat berbagi DNA yang sama yang bisa menjadi bagian dari sebuah ''struktur universal''," menurut para peneliti.

Mereka menambahkan, DNA atau blok-blok bangunan kehidupan lebih bisa bertahan pada suhu dan tekanan udara rendah. Kondisi ini memungkinkan DNA untuk berkembang dibanding jika mereka tersusun dalam bentuk yang lebih kompleks.

Teori ini dikemukakan Ralph Pudritz dari McMaster University di Ontario, Kanada, yang berfokus pada penelitian asam amino. Berdasarkan terori ini, para peneliti yakin materi genetik dasar tidak hanya dijumpai di Bumi, tapi juga dapat berkembang di planet lain yang kondisinya lebih ekstrim.

Pudritz mengatakan, total ada 20 jenis bahan kimia standar yang berisi DNA dari perkembangan kehidupan manusia. "Kami telah mensitesis 10 bahan kimia yang diperkirakan telah ada sejak jutaan tahun lalu. Bahan-bahan ini diduga juga ditemukan pada meteorit," ujar dia.

Ia telah menyimpulkan bahwa 10 bahan kimia ini paling sederhana, hanya membutuhkan panas dan tekanan rendah untuk bertahan hidup dibanding asam yang lebih kompleks. Ini berarti kesepuluh bahan kimia dasar pembentuk kehidupan itu lebih cenderung mampu bertahan hidup di lingkungan ekstrim.

Di sisi lain, kondisi yang tepat dari meteorit sampai hari ini belum diketahui. Namun Pudritz menganggap kondisinya hangat dan terhidrasi sehingga diasumsikan sebanding dengan Bumi muda.

"Ini mungkin melibatkan struktur universal dari kode genetik pertama di mana saja di alam semesta. Ada teori bahwa mereka dapat dibuat dalam kondisi lingkungan yang hangat seperti pada meteorit," ujar Purdritz. "Bagaimanapun termodinamika adalah fundamental."

Purdritz menyadari teorinya masih perlu diuji dan didukung penelitian lain yang lebih mendalam. Namun, pakar sistem biologi Harvard University, Irene Chen, yang mengkhususkan diri dalam evolusi molekuler, mengatakan teori Purdritz sangat menarik, tapi sulit untuk menganalisa kebenarannya tanpa eksperimen pendukung.

Sekali lagi, analisa di atas baru teori,  lho. Pembuktiannya ya... harus bertemu dengan alien itu sendiri. Siapa tahu kamu beruntung, jangan lupa dipotret ya he...he...he...
Sumber:
tempo.co

Rabu, 06 Juni 2012

NASA Akui Alien dan UFO ada!



Clark C. McClelland, seorang anggota senior MUFON 1958-1992, baru-baru ini telah menunjukkan laporan rincian kejadian luar biasa pada pers Kanada yang berisikan rahasia dan peristiwa yang terjadi selama misi penerbangan pesawat ulang-alik Columbia.

Menurut laporan internal yang dibenarkan oleh Dr Story Musgrave (salah satu kru kapal luar angkasa Columbia khusus Kargo STS-80), sebuah benda berbentuk lingkaran cakram yang memiliki besar melebihi besarnya pesawar Antariksa Columbia tersebut tiba-tiba muncul di dekat pesawat. Saat itu pasawat Columbia tengah mengorbit dan berada pada ketinggian 306 Km dari permukaan bumi.

Dr. Story Mugsgrave mengatakan : "Saya tidak tahu apa itu .. Aku tidak tahu ... Benda itu muncul begitu saja."

Setelah kembali ke Bumi, Musgrave di intrograsi oleh para ilmuwan NASA tentang kejadian tersebut. Menurut laporan tersebut, ilmuwan memeriksa rekaman video dari pertemuan Pesawat Ulang Alik Columbia dengan pesawat UFO itu.

Menurut catatan laporan tersebut, Obyek berbentuk cakram itu tiba-tiba saja muncul, dan seperti membuntuti atau mengamati pesawat Columbia. Musgrave pensiun dari NASA setelah misi tersebut. Dia sangat yakin bahwa kecerdasan luar bumi tidak hanya ada, tapi telah hadir dan mendekati bumi.

Keyakinan tentang keberadaan UFO dan Alien semakin diperkuat setelah baru-baru ini, Ken Johnston dipecat dari NASA setelah ia mengungkapkan tentang keberadaan Kota Alien di permukaan Bulan. Ken Johnston dianggap melakukan kesalahan dengan membocorkan rahasia negara.

Di Washington, DC, mantan Perwira Intelijen Angkatan Laut Amerika, Milton Cooper telah mengungkapkan tentang adanya pangkalan rahasia aneh di bulan yang sebenarnya telah diketahui oleh NASA selama bertahun-tahun.

Dr. Story Mugsgrave bahkan menyatakan, "Yakinlah, bahwa ALIEN itu ada, dan dia ada disekitar kita. Percayalah !

Sumber :
www.serupedia.com

Selasa, 29 Mei 2012

UFO Muncul Lagi di Amerika

Warga di Blue Springs, Missouri, Amerika Serikat (AS), mengaku ada sebuah UFO melayang di langit tempat mereka tinggal itu. UFO ini berupa cahaya terang dan bisa berubah warna.

“Saya belum pernah melihat yang seperti ini. Namun, teropong bisa melihatnya cukup jelas sayangnya, jaraknya terlalu jauh,” kata warga setempat, Becky Neely, seperti dikutip KCTV.

Headline 
Pengamat lain mengaku, obyek misterius ini terus berubah-ubah lokasi. “Obyek ini awalnya berada di langit namun kemudian turun dan melayang di posisi yang lebih rendah,” katanya.

Jeremy Dickstein dari kepolisian setempat mengaku tak ada laporan seputar penampakan ini.

“Sulit sekali menyelidiki UFO di tingkat lokal,” katanya.





Sumber;
inilah.com

Selasa, 15 Mei 2012

UFO Tertangkap Kamera NASA Mendekati Matahari?

Sebenarnya sudah hampir sebulan ini beredar video obyek misterius berada di sekitar permukaan matahari. Gambar tersebut tertangkap oleh SOHO (Solar and Heliospheric Observatory), sebuah pesawat pengawas matahari yang diluncurkan NASA.



Bentuknya sekilas mirip capung, ya?

Ironisnya, NASA tidak lama kemudian menutup proyek pesawat angkasa luar yang mengambil gambar itu. Pengguna YouTube melayangkan tuduhan konspirasi NASA dalam menutup-nutupi bukti keberadaan UFO.
Sebenarnya sudah hampir sebulan ini beredar video obyek misterius berada di sekitar permukaan matahari. Gambar tersebut tertangkap oleh SOHO (Solar and Heliospheric Observatory), sebuah pesawat pengawas matahari yang diluncurkan NASA. Bentuknya sekilas mirip capung, ya? Ironisnya, NASA tidak lama kemudian menutup proyek pesawat angkasa luar yang mengambil gambar itu. Pengguna YouTube melayangkan tuduhan konspirasi NASA dalam menutup-nutupi bukti keberadaan UFO. Lihat tayangan berikut:
Lihat tayangan berikut:
"Inilah bukti konspirasi menutupi bukti untuk mencegah kita melihat obyek ini lagi. NASA pasti sudah melihat video ini dan mulai membuat rencana untuk mengubah cara Anda dan saya melihatnya," ujar akun YouTube, rob19791 pada pemuatan video keduanya.

Menurut pengguna YouTube itu, terlalu kebetulan NASA menutup proyek secara tiba-tiba setelah videonya menyebar.

NASA menghentikan misi dengan alasan modus darurat perolehan ulang matahari pada 4 Mei 2012. Gangguan ini disebabkan pemicu palsu yang menunjukkan detektor anomali.

Agen angkasa luar Amerika Serikat itu menyebutkan dalam proses  memperbaiki pesawat ruang angkasa dalam beberapa hari.

Bukan Pertama

Obyek terlihat dekat matahari per 24 April 2012 / dailymail.co.uk


Berita ini sebelumnya sudah dimuat Dailymail.co.uk per-25 April silam terkait penampakan pertama.
Namun tertulis bahwa NASA menjelaskan kamera pada SOHO hanya mengambil gambar filamen matahari. Obyek ini merupakan materi meluas dari matahari dan mendingin hingga membentuk titik gelap.

Penjelasan ini serupa sepertinya akan digunakan untuk menjelaskan penampakan UFO yang ketiga kalinya ini.

Jawaban NASA lebih singkat daripada teori konspirasi. Tapi, memberi teka-teki pada ilmuwan yang memberikan jawaban. Mereka tidak yakin mengenai jenis filamen dan penyebab terbentuknya.

NASA telah mengeluarkan pernyataannya. Penggemar alien berbalik menyerang lewat komentar-komentar di youtube. Kalau menurut kamu sendiri, bagaimana?
Sumber:

Senin, 14 Mei 2012

Unidentified Submarine Object

Lebih dari 100 tahun belakangan, para awak kapal yang sedang menjelajahi lautan dibingungkan dengan penampakan-penampakan objek tak dikenal yang muncul dari dalam laut dan terbang dengan kecepatan tinggi. Objek-objek seperti ini kemudian diberi julukan Unidentified Submerged Objek (USO) atau Objek bawah air tak dikenal. Banyak yang percaya kalau objek misterius ini sesungguhnya sama dengan UFO yang sering terlihat di udara. Karena itu, kadang objek ini juga sering disebut dengan istilah UFO air.




Penampakan USO disebut-sebut telah ada sejak ribuan tahun yang lalu
Pada tahun 329 SM, pasukan Alexander agung disebut menjumpai dua objek berbentuk piringan yang muncul dari sungai Jaxartes di india. Menurut legenda, Alexander begitu terpesona dengan penampakan itu sehingga ia menghabiskan 6 tahun berikutnya untuk menjelajahi sungai itu dengan peralatan penyelam pertama di dunia.
Christopher Colombus juga disebut pernah menjumpai objek bawah air tak dikenal. Pada tanggal 11 Oktober 1492, kapal Santa Maria yang ditumpangi oleh Colombus sedang melewati wilayah segitiga Bermuda. Kemudian, mereka melihat cahaya-cahaya aneh berkelap-kelip di dalam air disusul dengan munculnya sebuah objek berbentuk piringan yang segera terbang dengan cepat ke angkasa.
Tidak ada yang bisa memastikan apa yang dilihat oleh Alexander agung atau Colombus. Ratusan tahun kemudian, kita kembali menemukan banyak laporan penampakan serupa. Contohnya seperti kesaksian-kesaksian di bawah ini:
Pada tanggal 18 Juni 1845, Malta Times melaporkan:
“Saat itu kapal brigantine Victoria berada sekitar 900 mil di sebelah timur Adalia ketika para awak kapal melihat tiga objek bercahaya muncul dari dalam air. Objek-objek itu terlihat selama 10 menit dan terbang setengah mil dari kapal.”
Menurut para awak yang menyaksikannya, objek-objek itu terlihat berukuran seperti bulan purnama. Penampakan ini juga dilaporkan oleh saksi lain yang berasal dari Adalia, Siria dan Malta.
Quote:
Pada tanggal 12 November 1887, di dekat tanjung Race, sebuah bola api besar muncul dari laut, naik 20 meter, lalu mendekati sebuah kapal yang ada di dekatnya, yaitu kapal uap Inggris bernama Siberian. Objek itu bergerak menentang arah angin, kemudian mundur dan terbang menjauh. Peristiwa ini dilaporkan dan didiskusikan oleh majalah Nature, L’Astronomie, dan Meteorological Journal.
Pada malam tanggal 10 Februari 1951 seorang pilot angkatan udara Amerika bersama rekannya sedang menerbangkan pesawatnya dari Islandia menuju Newfoundland. Ketika pesawatnya berada pada jarak sekitar 300 mil dari Newfoundland, mereka melihat sebuah objek bercahaya muncul dari dalam laut.
“Ketika kami semakin dekat dengan objek yang berkilauan ini, ia berubah menjadi lingkaran-lingkaran cahaya putih yang besar di atas air. Lalu, kami melihat sebuah lingkaran cahaya berwarna kuning yang kecil, lebih kecil dibanding objek yang melepaskan lingkaran cahaya itu, pada jarak 15 mil. Ketika objek itu terbang mendekati pesawat kami, kami bisa melihat sebuah pesawat berkubah yang melepaskan korona.”
7 tahun kemudian, objek bawah air tak dikenal kembali menjadi subjek pemberitaan.



Pada bulan Mei 1958, sebuah kapal selam misterius terlihat oleh para awak kapal perang Argentina. Kapal selam itu, walaupun kadang terlihat oleh mata, tidak bisa terlacak oleh sonar, hydrophones atau radar. 14 kapal perang Argentina kemudian memburu kapal selam itu sambil sesekali menembakkan torpedo kearahnya. Namun tidak terlihat adanya tanda kerusakan dan kapal selam itu terus melaju hingga menghilang dari pantauan.
Pada Oktober 1959 dan Januari 1960, kapal selam serupa kembali terpantau oleh militer Argentina. Perburuan kembali terjadi, namun kapal selam itu kembali menghilang.
Kapten Ray.M Pitts, salah seorang spesialis peperangan kapal selam yang ikut dalam perburuan ketiga mengkonfirmasi kalau objek itu memang kapal selam. Namun ia juga mengatakan kalau ia dilarang untuk berbicara lebih jauh mengenai peristiwa itu.
Tahun 1963, perburuan USO yang lain kembali terjadi. Kali ini sonar kapal selam Amerika yang sedang berada di Puerto Rico menangkap sebuah objek yang bergerak dengan kecepatan 150 knots dan berada pada jarak 20.000 kaki di bawah kapal selam. Kapal selam itu membuntuti objek itu selama 4 hari lamanya. Pada hari ke-4, objek itu tiba-tiba bergerak dengan kecepatan yang tinggi sehingga lolos dari pantauan sonar.
Pada Agustus 1965, para awak kapal Raduga dari Rusia, sementara sedang berlayar di laut merah, melihat sebuah objek elips berapi muncul dari dalam air dan melayang di permukaan selama beberapa lama. Jarak objek itu hanya 2 mil dari kapal. Para awak memperkirakan kalau objek itu memiliki diameter 60 meter dan melayang pada ketinggian sekitar 150 meter dari atas permukaan laut.
Pada tanggal 30 Juni 1967, para awak kapal Naviero dari Argentina melihat sebuah objek silinder di dalam air. Objek itu mengeluarkan cahaya berwarna biru putih dan panjangnya diperkirakan sekitar 33 meter. Yang aneh adalah, objek itu tidak mengeluarkan suara sama sekali walaupun ia bergerak di air dengan kecepatan yang cukup tinggi. Bahkan hampir tidak ada ombak yang tercipta karena pergerakan benda itu. Ketika objek itu nyaris menabrak kapal Naviero, ia segera berubah arah dan menyelam kembali ke dalam air.
Pada tahun 1967, para saksi yang terdiri dari belasan orang melihat sebuah objek tak dikenal jatuh ke air di Shag Harbour, Nova Scotia, Kanada. Objek tersebut, yang terlihat seperti sebuah pesawat aneh, diperkirakan memiliki panjang sekitar 18 meter. Para saksi mata juga menyebutkan kalau pesawat itu melayang sebentar, mengeluarkan cahaya berwarna oranye, lalu masuk ke dalam air.
Insiden ini sempat diberitakan oleh media-media seluruh dunia hingga menyebabkan pihak militer dan polisi Kanada melakukan pencarian besar-besaran. Namun, pesawat misterius tersebut tidak ditemukan sama sekali.
Insiden Shag Harbour adalah salah satu insiden UFO yang paling terkenal di dunia.
Salah satu peristiwa perjumpaan USO yang paling aneh, mungkin yang berhubungan dengan kapal Volga.
Pada tanggal 7 Oktober 1977, Volga, sebuah kapal Rusia yang digunakan untuk memperbaiki kapal selam, sedang berada di laut karena panggilan untuk memperbaiki sebuah kapal selam. Tiba-tiba 9 objek bulat terlihat muncul dari air dan segera mengelilinginya. Peristiwa ini berlangsung selama 18 menit. Saat itu juga, seluruh sistem komunikasi di atas Volga mengalami gangguan. Kapten Tarantin yang memimpin segera memerintahkan para awak untuk mengamati objek-objek tersebut:
“Aku ingin kalian mengamati objek tersebut dengan hati-hati dan mengingatnya baik-baik! Aku juga ingin kalian menggambarnya supaya ketika kita kembali ke Sovyet, tidak ada yang bisa bilang kalau kapten kalian ini gila dan mabuk!”
Pada tanggal 26 Juli 1980, para pelaut dari kapal Brazil, Caioba-Seahorse, melihat objek bulat berwarna abu-abu dengan diameter sekitar 10 meter sedang meluncur di air. Pada saat yang sama, cahaya terang muncul di horizon dan mendekati objek tersebut. Lalu, semua peralatan di atas kapal mati secara mendadak. Cahaya itu kemudian bergabung dengan USO yang ada di dalam air. Setelah itu, USO itu naik, melayang selama beberapa saat dan terbang dengan kecepatan tinggi ke angkasa.




Salah satu penampakan USO yang paling spektakuler mungkin adalah yang terjadi pada tanggal 14 Juni 1992. Para saksi mata di California, mengaku melihat ratusan pesawat aneh muncul dari laut tanpa mengeluarkan suara. Penampakan ini kemudian segera dilaporkan ke pihak kepolisian. Namun, karena sifat penampakan yang terlalu luar biasa, pihak kepolisian tidak menindaklanjuti laporan ini. Kisah penampakan California ini pernah diangkat oleh History Channel dalam sebuah film dokumenternya.
Hingga hari ini, tidak ada yang bisa memberikan penjelasan mengenai identitas objek-objek tersebut.
Bagi mereka yang percaya dengan keberadaan makhluk luar angkasa yang cerdas, USO adalah bukti kalau makhluk luar angkasa sesungguhnya memantau bumi secara terus menerus dari markas yang dibuat di dalam laut. Jika memang ada makhluk luar angkasa yang berniat membuat markas di bumi, maka pilihan mereka untuk membuatnya di dalam laut menjadi sebuah pilihan yang tepat karena memang sebagian besar samudera kita sesungguhnya belum terjelajahi.
Ivan T Sanderson, dalam bukunya yang berjudul Invisible Resident (1970) menyatakan kalau USO adalah bukti adanya intelijensi lain di bawah air yang sedang mengembangkan peradabannya.
“Jika memang ada sejenis peradaban teknologis yang unggul berkembang dalam planet di bawah air, maka peradaban ini tampaknya lebih maju dibandingkan dengan peradaban kita, sekitar beberapa juta bahkan mungkin miliaran tahun di depan kita.”
Tentu saja, argumen ini tidak bisa dibuktikan. Namun, Sanderson tidak sendirian karena pemahaman ini juga dipercaya oleh banyak pihak.
Bagi mereka yang lebih skeptis, penjelasan mengenai penampakan ini bisa bervariasi, mulai dari salah lihat hingga rekayasa. Memang tidak bisa disangkal kalau ada kemungkinan para awak kapal telah melihat sebuah fenomena alam dan menyangkanya sebagai USO. Kejadian seperti ini banyak terjadi dalam kasus penampakan UFO. Namun pertanyaannya, fenomena alam apa yang memiliki ciri-ciri sesuai dengan deskripsi laporan para saksi?
Inilah yang masih belum dipastikan :
Beberapa orang lain percaya kalau USO yang sering terlihat sebenarnya adalah torpedo yang sedang melaju. Namun, torpedo tidak terbang ke udara. Ini tidak sesuai dengan deskripsi saksi. Jadi, sebagian lain mengajukan teori kalau sesungguhnya USO adalah pesawat militer yang canggih.
Teori ini juga sering digunakan untuk menjelaskan laporan penampakan UFO. Jika kita kaitkan USO dengan pesawat militer, maka itu artinya cuma satu: pesawat itu haruslah sebuah pesawat yang mampu menyelam ke dalam air dan kemudian terbang dengan cepat. Menariknya, pesawat jenis ini ternyata pernah ada, paling tidak dalam rupa prototipe.
Pada tahun 1934, Boris Petrovich Ushakov, seorang mahasiswa teknik dari akademi militer Sovyet, mengajukan sebuah rancangan pesawat yang bisa menyelam di dalam air. Pesawat ini ditujukan untuk menyergap kapal musuh yang lewat dengan cara menyelam di kedalaman tertentu, menunggu kapal musuh, dan menembakkan torpedo ketika kapal musuh itu lewat di atasnya.
Konsep Ushakov tidak pernah dibuat karena dianggap tidak efektif. 30 tahun kemudian, ide Ushakov direalisasikan oleh Donald Reid, seorang insinyur di North American Aviation. Ia membuat pesawat itu pada tahun 1963 dan diberi nama Reid Flying Submarine (RFS-1). Hebatnya, Reid membuat rancangannya dengan menggunakan suku cadang bekas pesawat dan mengerjakannya hanya di waktu luang.



Dalam uji coba perdana, pesawat itu mampu terbang hingga ketinggian 10 meter, mendarat di air dan menyelam hingga kedalaman beberapa meter. Walaupun terlihat menjanjikan, pihak militer sepertinya tidak tertarik untuk membuat pesawat itu hingga RFS-1 berakhir hanya sebagai sebuah prototipe.
Namun, jangan salah. Militer Amerika tidak tertarik dengan RFS-1 bukan karena tidak menyadari manfaatnya, melainkan karena mereka sendiri sedang membuat pesawat sejenis yang disebut Convair yang kemudian sering disebut subplane. Menurut Eugene Handler, seorang insinyur dari pihak angkatan laut, pesawat ini sangat ideal untuk menyerang kapal Sovyet di laut Baltik dan Kaspia. Tetapi, Convair ternyata bernasib sama dengan RFS-1. Malah, convair tidak sempat dibuat prototipenya karena proyek ini dibatalkan kongres pada tahun 1966.
Hasrat mengenai pesawat sejenis USO tidak pernah pupus dari pikiran militer Amerika. Pada tahun 2008, DARPA, badan riset milik Pentagon, mengumumkan kalau mereka telah memulai proyek pembuatan subplane. Pada tahun 2010 ini, pesawat ini telah masuk kedalam tahap pengajuan proposal karena berbagai rancangan telah diterima oleh mereka.
Dalam beberapa tahun, sepertinya kita akan melihat banyak USO mondar-mandir di lautan lepas.
Mungkinkah USO yang terlihat oleh para pelaut itu adalah pesawat canggih milik militer?
Jika kita mempercayainya, maka pertanyaannya selanjutnya adalah apakah pada masa perang dunia I dan II, pihak militer (negara manapun) telah berhasil membuat pesawat secanggih itu?
Jika pertanyaan ini dapat terjawab, maka saya rasa jawaban ini dapat menjelaskan banyak pertanyaan mengenai penampakan UFO di seluruh dunia.


SUMBER

Rabu, 02 Mei 2012

Benarkah UFO Penyebab Tabrakan Pesawat di Pakistan?


Sebuah video di Youtube yang menunjukkan aktivitas UFO ramai diperbincangkan. Aktivitas UFO tersebut diyakini sebagai penyebab kecelakaan maut pesawat Bhoja Air Boeing 737 di Pakistan pada Jumat (20/04/2012) lalu.

Pesawat Bhoja Air Boeing 737 dengan nomor penerbangan BHO – 213, mengalami kecelakaan fatal yang mengakibatkan seluruh penumpang tewas. Diyakini 127 korban tewas, dan tidak ada satupun korban selamat ditemukan.

Pesawat tersebut mengalami peristiwa naas di pemukiman penduduk di dekat Bandara Internasional Islamabad, Pakistan.

Pesawat ini mengangkut 121 penumpang dan enam awak penerbangan. Sumber menyebutkan jika penyebab kecelakaan adalah persoalan cuaca (badai).

Namun dari laporan warga Rusia di video yang diunggah di Youtube mengatakan, muncul tiga cahaya misterius sebelum kecelakaan tersebut terjadi.

Kabar yang beredar di internet ketika tiga cahaya tersebut muncul mengakibatkan pilot panik serta bingung dan mengakibatkan kecelakaan tragis ini terjadi.

Di video yang bertajuk ‘UFO Involved In Pakistan Air Crash? 2012’ ini telihat dengan jelas bagaimana tiga buah cahaya muncul dan bersinar dengan terang.

Video tersebut diunggah oleh pengguna ber-username StephenHannardADGUK pada 23 April 2012. Sejauh ini video tersebut berhasil mendulang 153.293 penayangan dengan 70 kesukaan dan 14 ketidakkesukaan.

Pihak berwenang terkait membantah keras atas tudingan video tersebut. Mereka beranggapan jika penyebab kecelakaan pesawat disebabkan oleh meledaknya tangki bahan bakar saat badai.


Sumber :  http://forum.vivanews.com

Minggu, 22 Januari 2012

Penampakan UFO Ganggu Penerbangan di China

Berita penutupan sementara Bandar Udara, Xiaoshan di Hangzhou, ibu kota Provinsi Zhejiang, China Rabu, 7 Juli 2010. Bandar udara di tutp karena adanya penampakan Ufo sekitar pukul 21.00 waktu setempat. Dan sementara pasca penutupan bandara, penerbangan dialihkan ke kota-kota lain, yakni Ningbo di Provinsi Zhejiang dan Wuxi di Provinsi Jiangsu.
Seorang sumber anonim kepada China Daily mengatakan, pejabat berwenang telah membongkar misteri penampakan UFO itu, setelah melakukan serangkaian investigasi.

Namun, hasil investigasi itu belum akan dimumkan ke publik. Data itu masih bersifat rahasia, sebab ada kaitannya dengan kepentingan militer. Penjelasan resmi dari pemerintah menurut informasi akan diberikan Jumat ini.

Sementara, badan meteorologi setempat berusaha menenangkan orang-orang yang panik melihat penampakan benda bercahaya Rabu malam. Kata badan meteorologi, yang dilihat orang adalah cahaya dari pesawat terbang biasa.



Sumber :  http://semut-angkrang.blogspot.com/

Senin, 09 Januari 2012

astronomi Apakah Mahluk Planet Lain Sungguh Ada?

Cerita tentang keberadaan alien selalu membangkitkan rasa ingin tahu. Mulai dari pengakuan banyak orang melihat piring terbang, analisa arkeolog yang bingung dengan penemuan dari masa lalu yang melampaui 'kecerdasan' di jamannya, hingga akhirnya observasi ke planet dan bintang yang jauh.

Secara logika, cukup beralasan kalau mahluk asing kemungkinan besar ada. Tinggal menunggu, apakah sains bisa menjawab? Dan, faktor apa saja yang mendukung keberadaan alien dari planet yang jauh? Ini alasannya:




Seratus Juta Galaksi
Mungkin ada 100.000.000 galaksi di alam semesata kita, karena diperkirakan ada 50 milyar galaksi yang terlihat dengan teleskop modern. Setiap galaksi harus memiliki sejumlah bintang di dalamnya, sebanyak ratusan miliar. Sekarang kita semua tahu bahwa bintang-bintang memiliki sistem planet, karena kehadiran bintang yang tertangkap teleskop pasti mendeteksi keberadaan planet-planet di dekatnya

Sekarang, jika galaksi yang ada, dan setiap galaksi memiliki planet di dalamnya, maka ada kemungkinan planet untuk memiliki air atau beberapa bentuk kehidupan di atasnya (meskipun hanya sejenis organisme kecil). Astrofisikawan terus mencari kehidupan di planet lain.


Bermilyar Bintang
Meskipun mungkin tidak ada bukti yang pasti kehidupan di planet-planet selain Bumi, namun alam semesta kita terdiri dari triliunan bintang. Dan penelitian menunjukkan bahwa beberapa tahun terakhir setidaknya 50 persen dari bintang-bintang yang ada menunjukkan keberadaan planet di dekatnya.


Ada air di beberapa planet
Kita semua tahu pentingnya air bagi kehidupan. Nah, ternyata penelitian menemukan ada kelimpahan air dalam sistem surya kita. Misalnya, fakta membuktikan bahwa air mungkin mengalir di bawah shell Mars.

Kemudian pada Europa (bulan Jupiter) memiliki jejak samudera cair di atasnya. Bahkan Venus, sebagian peneliti percaya mungkin memiliki sedikit air di atmosfernya. Sehingga cukup banyak menjadi bukti kemungkinan adanya kehidupan asing.

Air di planet Mars Foto : Telegraph.co.uk

Ditemukan kehidupan di planet lain
Para ilmuwan telah menemukan kehidupan di setiap bagian dari bumi. Apakah mereka ditemukan di bawah, gelap dan dingin kedalaman lautan; tersembunyi di bawah es Antartika, atau di gurun kering seperti Gurun Atacama.

Sekeras apa pun kondisi alam, ternyata masih ada kehidupan. Kemungkinan yang sama juga dipegang teguh oleh ilmuwan, bahwa kerasnya alam di Mars atau Venus, masih mungkin ada bakteri yang hidup di sana. Penemuan-penemuan ini telah memungkinkan para ilmuwan untuk kembali meyakini ada kehidupan luar angkasa.

Banyak orang melihat UFO
Setidaknya 100.000 penampakan UFO / alien telah diakui oleh banyak orang selama 50 tahun terakhir. Sekitar 7% dari orang di dunia kita mengklaim telah melihat UFO dan bahkan alien.



Bahkan juru bicara militer juga yakin telah melihat mereka. Menurut banyak orang yang mengamati benda-benda langit untuk mencari tanda-tanda kehidupan, mereka masih mengaku percaya pada asumsi yang berlaku tentang kemungkinan peradaban asing yang ada.



Rabu, 04 Januari 2012

Peneliti Nasa Temukan Bukti Adanya Alien




Salah satu ilmuwan NASA mengemukakan kalau kehidupan di luar bumi itu benar-benar ada. Tentu saja pernyataanya itu membuat heboh dunia.

Ilmuwan NASA (Badan Antariksa Amerika Serikat), Richard B Hoover, menunjukkan bukti adanya makhluk hidup dalam meteorit. Peneliti dari Pusat Penerbangan Marshall NASA itu mengklaim  bahwa ia dan timnya menemukan bukti makhluk hidup berupa fosil bakteri langka, yang hidup di dalam bongkahan batu dari luar angkasa itu.

Seperti dilansir CBSNews.com, Minggu 6 Maret 2011, Hoover menuliskan bukti itu dalam jurnal terbaru, Journal of Cosmogoly edisi Maret 2011. Hoover berpendapat bahwa hasil uji pada koleksi sembilan meteorit yang dinamakan CI1 Meteorit Carbonaceous, itu menunjukkan bahwa ada bakteri yang berasal dari daerah asal meteor.

"Filamen kompleks yang ditemukan di dalam meteorit CI1 Carbonaceous menunjukkan ada mikrofosil bakteri 'pribumi' dari cyanobacteria," kata Hoover dalam tulisannya.

Cyanobacteria merupakan bakteri biru-hijau yang masuk golongan bakteri autotrof fotosintetik. Dia dapat menghasilkan makanan sendiri dengan bantuan sinar matahari secara kimia.

Menurut Hoover, materi yang ditemukan yang dideteksi sebagai cyanobacteria itu kemungkinan besar menunjukkan adanya kehidupan mahkluk hidup di luar bumi. Dan Hoover tidak menampik bahwa itu adalah kesimpulan akhir dari penelitiannya.

Sontak saja kesimpulan ini menimbulkan pro dan kontra di kalangan ilmuwan. Tetapi, kesimpulan Hoover ini memperkuat bukti adanya kehidupan di luar bumi. Setelah sebelumnya sejumlah ahli menegaskan bahwa ada unsur air dalam meteorit.

gimana menurut agan-agan...Apa kira-kira Alien benar2 ada ?
jangan lupa kasih komen yah...

Senin, 02 Januari 2012

Usaha Komunikasi dengan Alien

Kisah2 mengenai UFO sudah sering ktia dengar, ribuan dokumnetasi dianggap hoax, tetapi bagaimana menjelaskan sebagian dari dokumentasi yang otentik..?
Saat ini proyek masa depannya ditujukkan untuk mengembangkan teknologi anti radar (Stealth Technology), pesawat pengintai tak berawak (UAVs or unmanned aerial vehicles) dan pesawat tempur (UCAVs, unmanned combat aerial vehicles), memungkinkan dapat menjelajah dengan kecepatan tinggi pada daerah jelajah yang sangat tinggi yang dikenal sebagai “ AURORA ”. Karena pesawat-pesawat ini tak berawak, maka pesawat ini dipercaya dapat digerakkan dengan kecepatan yang sangat dahsyat,. Dengan kata lain, manusialah yang benar-benar dapat membuat benda angkasa yang tak dikenal itu. Bersamaan dengan itu muncul lagi ide pengembangan pesawat angkasa X-33 yang secara teknologi belum dilakukan pengujian. Akan tetapi pesawat angkasa X-33 telah diyakini akan menjadi versi Aurora yang bersifat PUTIH (untuk kepentingan kedamaian).
Sejalan dengan penelitian pesawat tempur yang canggih, diperoleh pula data-data tentang adanya kehadiran mahluk angkasa yang menuju Bumi, yang lebih dikenal dengan nama Alien. Akhirnya sampailah kita pada suatu pertanyaan seberapa besar kemungkinan keberadaan Alien di alam semesta ini. Untuk hal itu, Area 51 telah terlibat dalam penyelidikan teknologi Alien. Berdasarkan isu yang santer dan dipercaya oleh banyak pakar, bahwa tim Area 51 telah menemukan dan menyelidiki secara rahasia reruntuhan UFO yang ditemukan di daerah Roswell, negara bagian New Mexico, Amerika Serikat, tahun 1947. Walau pun belum terdapat pembuktian yang jelas, beberapa pakar luar telah menduga bahwa ilmuwan Area 51 diklaim memiliki dan merawat satu mahluk Alien di suatu tempat yang sangat rahasia. Klaim tersebut diperkuat dengan pengakuan Bob Lazar seorang fisikawan, pada tahun 1989 bahwa dia telah bekerja disalah satu tempat penelitian yang berada pada daerah selatan Area 51 dan mengklaim bahwa Area 51 telah melakukan pengujian pesawat terbang yang luar biasa canggihnya dan juga telah melakukan komunikasi dengan Alien.
Keberadaan Alien di Area 51 ini menimbulkan suatu teori konspirasi yang merupakan hasil pengumpulan data dari reruntuhan pesawat Alien yang jatuh di Roswell dan pengakuan Bob Lazar pernah terlibat pada kegiatan tersebut, seperti pertemuan atau kontak dengan keadaan di angkasa dengan menggunakan peralatan secukupnya, pengembangan senjata berenergi sangat tinggi dan kegiatan-kegiatan yang secara luas di seluruh dunia. Berdasarkan isu yang beredar kegiatan teori konspirasi ini dilakukan di Danau Groom yang berada di sekitar lokasi Area 51. Namun sampai sejauh ini belum ada suatu penjelasan ilmiah yang gamblang dalam menjelaskan keberadaan Alien yang sesungguhnya.
Pada tgl 16 Nov 1974 ketika proyek SETI milik NASA belum dimulai dan prouek radio teleskop Arecibo baru dimulai, saat itu dilakukan percobaanutk mengirimkan suatu pesan lewat radio teleskop Arecibo tsb berbentuk human template kea rah gugusan bintang Messier 13 yang terdiri dari 300.000 bintang dan berada di konstelasi Herkules.
Desain utkpesan tsb dibuat oleh Dr. Frank Drake dengan bantuan koleganya Dr. Carl Sagan, pesan ini dibuat dalam format bilangan biner 0 dan 1 sebanyak 1679 digit dan di konversi dalam format graphis dengan spasi kosong menunjukan 0 dan spasi blok menunjukan 1.
Dalam pesan ini termuat informasi mengenai bilangan 1 – 10 dalam kode biner, dibawahnya dibuat angka periodic dan unsur2 kimia pembentuk kehidupan, formula molekul DNA, lalu dikirimkan tinggi rata2 dan bentuk tubuh manusia, populasi planet bumi,posisi planet bumi sebagai planet ketiga dari matahari, dan gambar teleskop Arecibo sebagai sumber sinyal dicantumkan dalam pesan tersebut.
Setelah pesan tsb dikirimkan melalui sinyal teleskop Arecibo pada frekwensi 2380 MHz, dan mungkin sebagian ahli hamper melupakan pesan tersebut, karena baru 27 tahun kemudian muncul pola secara mengejutkan ( crop circle) diladang dekat teleskop Chilbolton pada tanggal 14 Agustus 2001 dan bentuk polanya amat mirip dengan pola pada pesan yang dikirimkan sebelumnya.
Pola pesan yang dikirimkan oleh Manusia
Balasan yang diterima

Rabu, 28 Desember 2011

Otopsi Alien

Selama ribuan tahun, UFO sudah menggemparkan bumi. Selama itu pula misterinya belum juga terkuak. Seratusan ribu kali penampakannya di berbagai negara di seluruh planet bumi, barangkali telah terjadi sejumlah kecelakaan yang menimbulkan korban, dan mungkin saja meninggalkan puing UFO dan jasad alien…
Awal Juli 1947, seorang peternak dari Roswell wilayah tenggara New Mexico, William W Brazel, menemukan benda terbang tak dikenal yang jatuh di utara Roswell. Ia melaporkan penemuannya ke Pangkalan Udara Angkatan Darat AS (US Army Air Forces) di Roswell. Militer merespons laporan tersebut dan mengirim tim mereka ke area kecelakaan di padang pasir New Mexico.
Pada 8 Juli 1947, Letnan Walter Haut dari Divisi 509th Roswell Army Air Force di bawah perintah Kolonel William Blanchard menulis rilis pers yang dimuat di media lokal tentang penemuan reruntuhan piring terbang, berikut beberapa jasad makhluk tak dikenal dari luar angkasa.
Namun beberapa jam kemudian, Haut dengan perintah Kolonel William dan Jenderal Roger Ramey menulis ulang rilis pers tersebut (diterbitkan sehari setelah rilis pertama diterbitkan) dengan menyebutkan bahwa temuan mereka bukan UFO selain puing balon cuaca!
Tetapi belasan tahun setelah itu, sejumlah saksi mata termasuk para pekerja dan ilmuwan di pangkalan militer Roswell tersebut memberikan kesaksian.
Mereka menyatakan memang benar ada material pesawat asing (UFO) dan jasad makhluk yang diamankan dari lokasi jatuh ke pangkalan militer di Roswell. Makhluk itu mirip manusia, namun bertubuh kecil, kulit berkerut, kepala dan mata besar, lengan pendek, telinga dan hidung melesak ke dalam.
Peristiwa Roswell adalah satu kontroversi. Upaya keras pemerintah Amerika Serikat untuk menutupi fakta, membuat banyak pihak yang yakin bahwa ada sesuatu yang sangat penting sedang disembunyikan. Banyak yang yakin bahwa Roswell adalah satu tempat bersejarah dalam fenomena tentang UFO dan “tamu-tamu dari luar angkasa”.
Sejumlah upaya untuk menguak misteri di Roswell memancing serangkaian penelitian, baik bersifat ilmiah maupun paranormal. Keyakinan bahwa UFO mengalami kecelakaan di bumi semakin kental dengan desas-desus jasad alien di Roswell. Lalu sejumlah penelitian melansir laporan tentang UFO dan alien yang ternyata sudah terjadi sejak ribuan tahun lalu.
Puing dan Jasad
Musim panas 1953, sebuah benda terbang asing jatuh di gurun pasir Arizona. Pihak Angkatan Udara AS (USAF) mengirimkan tim khusus ke lokasi kecelakaan dan saksi mata menyebutkan bahwa mereka melakukan evakuasi terhadap 5 jasad alien. Makhluk yang dievakuasi dari UFO tersebut mirip manusia, tetapi berlengan panjang, memiliki empat jari berselaput, satu di antaranya tampak masih bergerak-gerak.
Tanggal 14 September 1957, seorang kolumnis koran Brasil, Ibrahim Sued, mendapat surat berisi informasi dan sampel kepingan metal yang disebut berasal dari UFO. Surat itu menyebut bahwa sampel tersebut diambil dari lokasi jatuhnya sebuah UFO di Pantai Ubatuba, Sao Paulo. Uji terhadap keping metal tersebut ternyata menujukkan bahwa materialnya tidak dikenali dan tidak dijumpai di bumi.
Tahun 1965, ada laporan mengenai pendaratan UFO di Pretoria, Afrika Selatan. Saksi mata menyebutkan, UFO tersebut berdiameter 9 meter (30 kaki). Begitu menyadari kehadiran manusia, benda itu mengudara dalam hitungan detik dan menghilang. Penelitian menunjukkan, bekas roda pendaratnya menyisakan lubang selebar 90 cm, dan ada area terbakar di bekas mesin pendorong seluas 1,8 meter.
Seorang saksi mata bernama Pedley melaporkan penampakan UFO di kawasan Tully River, utara Queensland Australia pada 1966. Pedley mendekati area dengan telaga kecil, karena tertarik melihat benda yang beranjak cepat terbang ke angkasa dari lokasi tersebut. Di bekas benda tersebut mengambang, terlihat bekas lingkaran aneh di rumput dengan diameter selebar 9 meter.
Maret 1968 di Berezovsky, wilayah Sverdlovsk (eks teritori Uni Soviet), sebuah piring terbang dilaporkan jatuh di tepian hutan. Militer Soviet segera menutup area tersebut dan melakukan penyelidikan. Setahun kemudian, dokumen intelijen menunjukkan proses autopsi terhadap jasad makhluk kerdil yang ditemukan dari reruntuhan UFO tersebut, dilakukan ilmuwan Rusia di Moskow.
Tahun 1971 di Kansas, seorang pemuda, Ron Johnson, yang menggembala domba melihat objek mirip payung jamur berkilat aneka warna, terbang di langit malam, melayang 25 meter menjauh dari Ron di atas pepohonan. Setelah UFO tersebut menghilang, ia menemukan sebuah cincin bersinar di lokasi tersebut. Anehnya, cincin tersebut tetap bercahaya selama beberapa tahun.
Pertanyaan besar masih berputar di benak kita. Bukan hanya persoalan apakah UFO dan alien itu memang benar ada, tetapi dari mana UFO dan para alien itu berasal?

Penampakan UFO di Indonesia

Penampakan UFO dilaporkan hampir dari semua belahan dunia. Walau lebih terekspos di wilayah Eropa dan Amerika, seperti yang dilaporkan dari Inggris baru-baru ini, UFO ternyata singgah juga di Afrika dan Asia.
Sebagai negara kepulauan terbesar di Asia, Indonesia termasuk negara yang sering disinggahi UFO. Setidaknya berdasarkan laporan yang ada, tak kurang dari 125 kali penampakan terjadi selama satu abad (1900-2001). UFO ini dilaporkan muncul di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Bali, Irian Jaya, dan ruang udara serta perairan teritori Indonesia lainnya.
Berdasarkan catatan Beta UFO Indonesia, sedikitnya pernah tiga kali UFO terlihat di Medan, dan beberapa kali di Sumatera Utara. Laporan penampakan itu bertanggal 28 Januari 1953, 26 Juni 1955, dan minggu pertama November 1968. Jika ditambah dengan laporan lainnya, juga pernah muncul pada tahun 1980-an di daerah Polonia Medan dan 1990-an di daerah Pegunungan Sibayak. Ada juga laporan penampakan UFO di Tanjungbalai, Asahan (25 Pebruari 1953), lalu di Bagan Siapi-api (6 November 1957).
Beberapa sumber informasi lain menyebutkan bahwa militer Indonesia pernah melakukan penembakan terhadap UFO. Peristiwa itu terjadi di Surabaya sekitar tahun 1964. Menurut cerita, selama tujuh hari saat langit gelap atau menjelang subuh, sejumlah UFO teridentifikasi radar pertahanan udara di pangkalan militer Surabaya. Saat UFO tersebut kembali muncul, meriam penangkis serangan udara ditembakkan. Namun UFO tersebut dengan sigap mengelak.
Laporan sejenis bukan hanya muncul di Indonesia, tembakan artileri pertahanan udara juga pernah terjadi di teritori Uni Soviet (1950). Sementara tembakan pesawat tempur ke UFO terjadi beberapa kali seperti yang terjadi di Kuba, Uni Soviet dan Amerika Serikat. Walau pesawat tempur Indonesia juga pernah berhadapan dengan UFO, namun belum sempat melakukan tembakan.
Sekilas UFO
Apakah sebenarnya UFO ini? Kesimpulan umum dan penyelidikan ilmiah mengacu pada benda terbang misterius dari luar bumi. Hal itu berdasarkan sampel material yang tertinggal bahwa bahan pembuatnya tidak dikenal dan tak terdapat di bumi.
Walau hasil penyelidikan merujuk pada kemungkinan penampakan UFO adalah akibat fenomena alam, salah identifikasi saksi mata terhadap objek yang terlihat, dan benda-benda langit buatan manusia, atau peralatan eksperimen militer, tetapi hal tersebut tidak bisa menjelaskan sejumlah penampakan UFO yang disertai bukti akurat.
Memang belakangan diketahui bahwa semasa Perang Dunia II, tentara NAZI-Hitler pernah melakukan eksperimen kendaraan tempur udara mirip piring terbang, tetapi hal tersebut tidak memberi jawaban memuaskan tentang UFO di era modern atau masa sebelum PD II.
Catatan kuno dari sastra Hindu Kuno, Ramayana sudah menguraikan soal mesin terbang rumit. Lalu pada masa Fiarun Thutmosis III (1450 SM), ada papirus yang mendeskripsikan benda asing di angkasa berupa “lingkaran-lingkaran api” yang terbang dengan formasi. Juga dari catatan masa Romawi oleh Julius Obsequens tahun 99 SM yang menyebutkan, “…objek bulat, seperti globe, perisai bundar atau bulat, terbang di langit dari barat menuju timur…”
Pada masa awal sejarah Islam, ada catatan yang menyebut bahwa Usaid bin Hudhair melihat gumpalan awan menyerupai payung di langit. Awan yang sangat indah dengan benda berkelip terang bercahaya, yang kemudian terbang tinggi menghilang.
Lalu Jenderal Yoritsune pada Kekaisaran Jepang tahun 1235, bersama pasukannya melihat bola aneh bercahaya yang terbang tak beraturan di langit malam dekat Kyoto.
Yang spektakuler adalah dokumen 14 April 1561 di Nuremberg Jerman saat langit dipenuhi objek yang terlihat seperti melakukan pertempuran udara. Konon terlihat bola-bola kecil dan cakram-cakram muncul dari tabung besar. (berbagai sumber)
Kisah Alien dari Rusia
Tanggal 10 Agustus 1989, suatu hari yang tenang di Rusia berubah menjadi menegangkan di sebuah pangkalan radar militer Uni Soviet. Layar monitor mendeteksi gerakan cepat sebuah UFO. Kontak komunikasi pun dibuka, namun tidak direspons.
Sesuai prosedur, alarm siaga dibunyikan. Dan satu skuadron pesawat pemburu MIG-25 disiapkan untuk melakukan penyergapan. Upaya komuniksi terus dilakukan, namun UFO tersebut tetap tidak merespons. Komandan skuadon MIG terus mencoba mengontak benda terbang aneh tersebut. Namun kontak radio tak berbalas. Maka skuadron MIG membentuk formasi tempur.
UFO bersiap melarikan diri, namun dikepung rapat. Ketika masuk dalam jarak tembak, sebuah MIG melepaskan sejumlah rudal. Sebuah ledakan keras terdengar dan UFO tersebut oleng, mengarah tajam ke bawah ke gugus Pegunungan Kaukasus. Agaknya tembakan misil udara ke udara itu mengenai sasarannya.
Tim militer kemudian melacak lokasi jatuhnya UFO tersebut dengan menggunakan helikopter Mi-8. Setelah berputar-putar sekian lama, mereka menemukan puing UFO tersebut di luar wilayah Nizhnizy Chegem. Dari dekat terlihat benda misterius berbentuk cerutu tersebut berukuran panjang 6 meter dan tinggi 3 meter.
Menggunakan pakaian khusus anti radiasi, tim militer melakukan pemeriksaan. Ternyata di sekitar lokasi terdapat jejak radiasi. Meskipun pakaian mereka dirancang untuk menahan radiasi, toh beberapa personel militer belakangan diketahui terkena efek radiasi.
Lantas puing UFO dievakuasi dengan helikopter angkut ke Pangkalan Udara Mozdok. Tim penyelidik memasuki bangkai UFO tersebut dan mengumpulkan sejumlah bukti berupa instrumen panel pesawat dan perangkat elektronik yang berteknologi sangat canggih. Mereka juga menemukan tiga jasad alien (dua di antaranya sudah mati dan satu masih hidup). Dua alien tersebut diduga tewas akibat tertimpa komponen pesawat bagian atas dalam pendaratan darurat setelah tertembak jatuh.
Hasil penelitian yang dilakukan tim ahli Anton Anfalov, Lenura Azizova dan Alexander Mosolov menyebutkan, mereka berupaya menyelamatkan nyawa alien yang masih hidup itu, namun semua usaha itu gagal. Jasad alien tersebut diidentifikasi setinggi 1-1,2 meter dengan pakaian berwarna kelabu. Kulit mereka berwarna campuran hijau kebiruan dengan tekstur kulit kasar mirip reptil.
Mereka tidak memiliki rambut, bermata hitam besar dilindungi kelopak jari-jari panjang dan tangan kurus memanjang.
Aneka Jenis Alien
Berdasarkan hasil rekapitulasi dari sejumlah besar laporan kontak manusia dengan spesies alien yang disebut juga extraterrestrial, ada benang merah persamaan identifikasi wujud mereka yang tampak di Afrika, Amerika, Eropa, Asia dan Australia. Makhluk-makhluk itu berkendara UFO (unidentified flying object) yang ragam jenisnya juga berbeda-beda.
Setidaknya laporan yang diyakini berdasarkan keterangan saksi mata terpercaya dan dokumentasi intelijen, ada beberapa jenis kelompok alien yang pernah singgah ke bumi. Alien-alien ini terdiri dari ras-ras yang berbeda secara deskripsi fisiknya.
Ada alien yang bertubuh hijau (green), abu-abu (grey) dan cokelat (brown). Namun rata-rata memiliki ukuran tubuh kerdil dan kecil jika dibandingkan dengan manusia. Tingginya kira-kira pada kisaran 90 cm-150 cm, berkepala lebih besar, bertangan kurus panjang atau pendek, berjari kurus berselaput atau tidak, bermata legam (hitam) besar, berkulit licin, berkerut atau kasar seperti reptil.
Secara umum, bentuk utama tubuhnya hampir sama dengan manusia, memiliki sepasang tangan, kaki, berkepala, memiliki kuping dan hidung serta mulut. Namun soal ukuran alat-alat indera dan organ tubuh itu tentunya berbeda. Ada alien yang berbibir tipis, tidak berbibir, tidak berambut, tidak memiliki cuping telinga seperti orang, dan hidung mereka hanya berupa lubang atau sangat pesek dan kecil.
Berdasarkan kebocoran data intelijen, sistem pernapasan mereka hampir mirip dengan organ paru-paru pada manusia. Artinya, kemungkinan besar mereka bernapas dengan udara yang mengandung oksigen juga. Namun bukti yang tersisa menunjukkan, teknologi mereka jauh lebih maju daripada teknologi manusia bumi.

Entri Populer