Sabtu, 04 Februari 2012

Surga Bawah Laut Di Indonesia

Pulau Hoga adalah salah satu pulau di gugusan kepulauan tukang besi wilayah Kabupaten Wakatobi, provinsi Sulawesi Tenggara , Indonesia, yang juga merupakan pulau wisata bawah laut terindah di Dunia. Pulau ini terletak di timur Pulau Kaledupa.




MENDENGAR namanya, orang berpikir tiga hal itu ada kaitannya dengan Jepang. Padahal, ini tentang keindahan Indonesia di Sulawesi Tenggara. 

Daratan Pulau Hoga yang kehijauan tampak cantik dikelilingi pasir putih yang berkilauan tetimpa cahaya matahari. Angin laut yang segar langsung mengisi paru-paru. Air laut di depan mata membentang biru dan jernih.







Kepulauan Wakatobi memang menyimpan banyak keindahan. Dulu dikenal sebagai kepulauan Tukang Besi, terdiri dari kelompok empat pulau utama yang menjadi nama Wakatobi: Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko.

Kawasan dengan luas 1.390.000 hektare yang terdiri dari pulau-pulau kecil dan besar, jajaran atol dan laguna karang tersebut terkenal kepadatan habitat terumbu karang dan ikanya yang beragam. Paus dan lumba-lumba pun kerap dapat ditemui di sekitar Wangi-Wangi.








 
 
 
 

Rabu, 01 Februari 2012

Pelajaran Berharga dari si Penjual Roti


Suatu hari tampak seorang pemuda tergesa- gesa memasuki sebuah warung makan karena kelaparan sejak pagi belum sarapan. Setelah memesan makanan, seorang anak penjual roti menghampirinya: “Om, beli kue dong Om. Masih hangat dan rasanya enak..!”  ^__^

“Tidak, Dik. Saya sudah memesan makanan tadi”. Jawab si Pemuda menolak. Sambil tersenyum si anak pun berlalu dan menunggu di luar restoran. Melihat si Pemuda telah selesai menyantap makanan, si Anak menghampiri lagi dan menyodorkan kuenya. Si Pemuda sambil beranjak ke kasir hendak membayar makanan berkata, “Tidak Dik, saya sudah kenyang”.

Sambil terus mengikuti Pemuda itu si Anak berkata : “Kuenya bisa dibuat oleh- oleh pulang lho, Om”. Dompet yang belum sempat dimasukkan ke kantong pun akhirnya dibuka kembali. Dan dikeluarkannya selembar uang 5 ribuan kemudian dikasihkan ke penjual roti. “Maaf, saya tidak beli kue. Uang ini anggap saja sebagai sedekah dari saya, Dik”.

Dengan senang hati diterimanya uang itu. Lalu ia bergegas keluar restoran, kemudian memberikan uang pemberian itu kepada Pengemis di seberang jalan. Si Pemuda yang memperhatikan dengan seksama terkejut..!! Ia langsung menegur: “Hai adik kecil, kenapa uangnya diberikan ke orang lain..? Kamu berjualan kan untuk mendapatkan uang. Kenapa setelah kamu mendapat uang malah diberikan ke pengemis itu..?” “Maaf, Om…”. Jangan marah ya..? Ibu saya mengajarkan kepada saya untuk mendapatkan uang dengan cara kerja keras, bukan dengan mengemis. Kue- kue ini dibuat oleh Ibu saya sendiri dan Ibu saya pasti kecewa dan sedih, jika saya mendapatkan uang bukan karena jerih payah saya dalam berjualan. Tadi Om bilang “uang sedekah”, jadi ya saya berikan ke pengemis itu.

Si Pemuda akhirnya merasa takjub dan menganggukkan kepala tanda mengerti, “MasyaAllah… Dik, berapa banyak roti yang kamu bawa..? Saya borong semua untuk oleh- oleh”. Si anak pun lansung menghitung jumlah dagangannya dengan gembira. Sambil menyerahkan uang, si Pemuda berkata : “Terimakasih banyak ya Dik, atas pelajaran hari ini. Tolong sampaikan salam saya untuk Ibu kamu di rumah.
Walaupun si Anak tidak mengerti tentang pelajaran apa yang dikatakan pemuda itu, dengan gembira diterimanya uang itu sambil berkata : “Makasih banyak ya Om. Ibu saya pasti sangat senang kerena jerih payahnya dihargai, dan uang ini pasti sangat bermanfaat bagi kehidupan kami”.

----------
Ya, itulah pelajaran yang bisa kita ambil. Seorang anak dengan kepolosan hatinya menyampaikan Apa yang ia inginkan. Kadang hikmah- hikmah kehidupan tidak dapat kita dapatkan di bangku sekolah, bahkan di bangku kuliah sekalipun. Semuanya justru banyak kita dapatkan dari kehidupan sehari- hari. Seorang anak yang ingin “DIHARGAI”, bukannya ingin “DIKASIHANI”. Karena pasti sangat berbeda antara’menghargai’ dengan ‘mengasihani’. Kalau Engkau ingin dikasihi, maka berikanlah kasih sejati. Dan bukan rasa kasihan, sebab beda sekali antara mengasihi dan mengasihani.
 

Menggapai Pertolongan Allah

Setiap manusia pasti punya masalah dalam hidup ini, ada yang terikat masalah hutang, keluarga, pekerjaan, masalah dengan kuliah, sekolahnya, dll. Namun kita harus yakin, bahwa Allah tidak akan memberikan cobaan diluar batas kemampuan umatnya, dan kita sendiri juga harus yakin dengan Pertolongan dan Kasih Sayang Allah.

Ujian yang menghadang kadang membuat kita kuwalahan dan menumpahkan air mata. Bahkan, tak sedikit dari kita yang  langsung mengeluh dan berputus asa. Padahal Allah telah memberikan janji bahwa di balik kesulitan, pasti ada jalan keluar yang begitu dekat. Allah pun berfirman :“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. An Nasyr: 5).

Kemudian ayat ini diulang lagi: “Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. An Nasyr: 6). After a Storm Comes a Calm , Badai pastilah berlalu. Yakilah bahwa setelah kesulitan pasti ada jalan keluar, jika kita focus mencari solusi dan berhenti mencari alasan. “Lantas bagaimana agar kita dapat menemukan jalan keluarnya..?”

Ya. Shalat Tahajud adalah salah satunya. Shalat yang dihiasi oleh indahnya sinar rembulan dan diselimuti oleh hangatnya cinta ilahi dalam kerinduan yang tak terperi. Tetesan dan percikan air wudlu yang jatuh membasahi bumi menambah indahnya malam yang penuh keheningan. Tenang dan syahdu. Sepertiga malam yang terakhir adalah malam yang bertabur mukjizat. Pada saat itulah pertolongan terBESAR dari Allah akan datang.

Al Quran memberikan gambaran yang luar biasa kepada orang yang ahli Tahajud dengan ungkapan “Lambungnya jauh dari tempat tidur”, dalam QS. As Sajdah : 15-16. Dan dalam QS. Adz Dzaariyaat : 15-18, Tak heran jika Allah akan memberikan suatu kamar yang indah di Surga untuk para pecinta Tahajud. Dari Abdullah bin Amr ra. dari Nabi saw, beliau bersabda : “Di dalam syurga terdapat sebuah kamar yang luarnya dapat dilihat dari dalam dan bagian dalamnya dapat dilihat dari luarnya”.
Lalu Abu Malik Al Asy’ari bertanya, “Untuk siapa kamar itu Ya Rasulullah?”. Rasulullah saw menjawab : “Bagi orang yang membaguskan pembicaraan, memberi makan orang yang membutuhkan dan shalat malam pada saat orang tidur”. (HR. At Thabrani, dan Al Hakim). Subhanallah…

Abu Hurairah ra.berkata, bahwa Rasulullah saw bersabda : “Allah turun ke langit dunia pada 1/3 malam yang terakhir, lalu ia berfirman, Barangsiapa yang berdoa kepadaKu pasti Aku kabulkan. Barangsiapa yang memohon kepadaKu pasti Aku beri, dan barangsiapa yang meminta ampun kepadaKu pasti Aku ampuni. (HR. Muslim).

    Dalam kitab Al- Madkhal, Ibnul Haaj, disebutkan pula bahwa Shalat Tahajud dapat menggugurkan dosa, sebagaimana angin kencang menggugurkan daun- daun kering dari dahan pohon. Dapat menyinari hati, sehingga wajah selalu terlihat cerah. Dan dapat menghilangkan rasa malas, serta menumbuhkan kemauan keras‘. Inilah yang akan membangkitkan diri kita. Rasa keragu- raguan akan terkubur, menjadi sikap penuh keyakinan. Dan rasa malas akan tenggelam, menjadi jiwa penuh semangat yang luar biasa.
 
Yakinlah, bahwa semua kesulitan hidup tidak akan menghancurkan kita. Namun justru akan mencetak kita menjadi pribadi yang tangguh, kuat, dan tidak pernah mengeluh dalam menghadapi deburan ombak kehidupan. Kerena rahasia kehidupan akan terungkap, saat kita bisa menaklukkan cobaan- cobaan terberat dalam hidup ini. Derajat kita akan dinaikkan dan dosa- dosa akan dilebur.

So, Bagaimana dengan kita..? Masihkah Kita mengeluhkan semua masalah yang dialami..? Pertolongan telah Allah berikan, Namun mengapa Kita tetap tidur pulas dan tidak menghirakuannya…?? “Hai orang- orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat, sesungguhnya Allah beserta orang- orang yang sabar”. (Q.S Al Baqarah: 153).


Sumber :  http://miftakhurriza.blogspot.com

Segelintir HIBURAN yang justru MENGHANCURKAN

    Jika kita melihat apa yang terjadi sekarang ini… Ternyata banyak sekali orang yang stress dan sakit hati. Banyak yang terlalu “berambisi” dalam mengejar sesuatu yang mereka pendam di hati. Saat kenyataan BERKATA LAIN, mereka pun banyak yang frustasi. Kerena masih kurangnya perasaan ikhlas untuk merelakan apa yang terjadi. Tak heran…. Banyak yang membutuhkan dan mencari HIBURAN. Padahal, “bekerja” itu juga merupakan hiburan. Kita melakukannya dengan sepenuh hati dan kita persembahkan untuk orang- orang yang kita cintai.

    Namun sayang…, tak semua orang bisa menikmati pekerjaan mereka. Maka jangan heran jika sekarang banyak muncul beraneka HIBURAN yang memang benar- benar MENGHIBUR. Seperti sinetron, film, music, dll.  Awalnya memang banyak yang bahagia, tapi pada akhirnya tak sedikit pula yang menjadi duka dan trauma. Sadarkah Anda..? Walaupun film dan sejenisnya merupakan kreativitas sutradara dan teamnya, tapi teryata telah banyak film yang MERASUK dan MARUSAK hati para penontonnya.

    Orang yang sering mendengarkan musik atau menonton film yang bertema kegagalan, kesedihan, kekecewaan, dan berakhir dengan air mata. Maka bersiaplah menerima “kesedihan” berikutnya dari Alam semesta. Tak heran…  jika telah banyak para remaja yang patah hati secara berlebihan, dan akhirnya bunuh diri. Lha dengerin lagunya saja selalu yang bertema “patah hati”. Jadi jangan heran jika hidupnya juga “patah” beneran. Jika kita jeli, ada sebuah group band yang selalu bernyanyi, “Ada apa denganmu….?” Nah, kejadian juga kan. Sekarang ada apa beneran denganmu..?” Ada pula yang sering bernyanyi, “Aku punya teman…, teman sepermainan…”. Nah…!! Apa yang terjadi…? “Temenan” betulan kan…?

    Ironisnya… Banyak pengamen yang mencari nafkah dengan melantunkan lagu- lagu yang bertema kegagalan dan kesedihan. Wah…, jadinya ya sedih terus deh hidupnya tiap hari. “Ingatlah bahwa ucapan adalah DOA”. So, ucapkan dan katakanlah sesuatu yang baik dan berkualitas. Apapun yang terjadi dalam hidup ini pasti ada sebab- akibatnya”. Semua saling berkaitan dan berhubungan satu dengan yang lain. Namun,  kadang kita tidak menyadari apa yang telah dilakukan, dan kita baru sadar setelah ada dampak dan akibat yang terjadi dalam hidup ini.

    Kebahagiaan akan menarik kebahagiaan, dan kesedihan juga akan menarik kesedihan lainnya. So, berhati- hatilah dalam memilih hiburan, perkataan dan perbuatan kita lainnya. Jika menonton film atau mendengarkan music, pilihlah film dan music yang genre nya penuh semangat, motivasi, dan inspiratif. Sehingga dapat memacu dan mengarahkan hidup kita menjadi penuh motivasi pula. Dan cobalah mencari hiburan yang BERBEDA, seperti : berkumpul dengan orang- orang SUKSES, berdiskusi dengan para orang sholih dan ULAMA, ikut majelis dzikir, dll. Itu pasti akan membuka pandangan dan mewarnai kehidupan kita. Dan tidak mungkin ada yang “patah hati” dan bunuh diri dengan hiburan yang “berbeda” tersebut.
 
 

Kesederhanaan Presiden Iran

Salah satu Presiden Iran yang pernah menjabat adalah  : Mahmoud Ahmadinejad, ketika di wawancara oleh TV Fox (AS) soal kehidupan pribadinya:

"Saat anda melihat di cermin setiap pagi, apa yang Anda katakan pada diri Anda?"
Jawabnya: "Saya melihat orang di cermin itu dan mengatakan padanya: "Ingat, kau tak lebih dari seorang pelayan, hari di depanmu penuh dengan tanggung jawab yang berat, yaitu melayani bangsa Iran ."

Berikut adalah gambaran Ahmadinejad, yang membuat orang ternganga dan terheran-heran :
1. Saat pertama kali menduduki kantor kepresidenan Ia menyumbangkan seluruh karpet Istana Iran yang sangat tinggi nilainya itu kepada masjid2 di Teheran dan menggantikannya dengan karpet biasa yang mudah dibersihkan.

2. Ia mengamati bahwa ada ruangan yang sangat besar untuk menerima dan menghormati tamu VIP, lalu ia memerintahkan untuk menutup ruang tersebut dan menanyakan pada protokoler untuk menggantinya dengan ruangan biasa dengan 2 kursi kayu, meski sederhana tetap terlihat impresive.




3. Di banyak kesempatan ia bercengkerama dengan petugas kebersihan di sekitar rumah dan kantor kepresidenannya.

4. Di bawah kepemimpinannya, saat ia meminta menteri2 nya untuk datang kepadanya dan menteri2 tsb akan menerima sebuah dokumen yang ditandatangani yang berisikan arahan2 darinya, arahan tersebut terutama sekali menekankan para menteri2nya untuk tetap hidup sederhana dan disebutkan bahwa rekening pribadi maupun kerabat dekatnya akan diawasi, sehingga pada saat menteri2 tsb berakhir masa jabatannya dapat meninggalkan kantornya dengan kepala tegak.

5. Langkah pertamanya adalah ia mengumumkan kekayaan dan propertinya yang terdiri dari Peugeot 504 tahun 1977, sebuah rumah sederhana warisan ayahnya 40 tahun yang lalu di sebuah daerah kumuh di Teheran. Rekening banknya bersaldo minimum, dan satu2nya uang masuk adalah uang gaji bulanannya.

6. Gajinya sebagai dosen di sebuah universitas hanya senilai US$ 250 atau kurang dari Rp 2.500.000

7. Sebagai tambahan informasi, Presiden masih tinggal di rumahnya.  Hanya itulah yang dimilikinya seorang Presiden dari negara yang penting baik secara strategis, ekonomis, politis, belum lagi secara minyak dan pertahanan. Bahkan ia tidak mengambil gajinya, alasannya adalah bahwa semua kesejahteraan adalah milik negara dan ia bertugas untuk menjaganya.

8. Satu hal yang membuat kagum staf kepresidenan adalah tas yg selalu dibawa sang presiden tiap hari selalu berisikan sarapan; roti isi atau roti keju yang disiapkan istrinya dan memakannya dengan gembira, ia juga menghentikan kebiasaan menyediakan makanan yang dikhususkan untuk presiden.


9. Hal lain yang ia ubah adalah kebijakan Pesawat Terbang Kepresidenan, ia mengubahnya menjadi pesawat kargo sehingga dapat menghemat pajak masyarakat dan untuk dirinya, ia meminta terbang dengan pesawat terbang biasa dengan kelas ekonomi.

10. Ia kerap mengadakan rapat dengan menteri2 nya untuk mendapatkan info tentang kegiatan dan efisiensi yang sdh dilakukan, dan ia memotong protokoler istana sehingga menteri2 nya dapat masuk langsung ke ruangannya tanpa ada hambatan. Ia juga menghentikan kebiasaan upacara2 seperti karpet merah, sesi foto, atau publikasi pribadi, atau hal2 spt itu saat mengunjungi berbagai tempat di negaranya.


Presiden Ahmadinejad di depan rumah nya ...

11. Saat harus menginap di hotel, ia meminta diberikan kamar tanpa tempat tidur yg tidak terlalu besar karena ia tidak suka tidur di atas kasur, tetapi lebih suka tidur di lantai beralaskan karpet dan selimut. Apakah perilaku tersebut merendahkan posisi presiden? Presiden Iran tidur di ruang tamu rumahnya sesudah lepas dari pengawal2nya yg selalu mengikuti kemanapun ia pergi.

Menurut koran Wifaq, foto2 yg diambil oleh adiknya tersebut, kemudian dipublikasikan oleh media masa di seluruh dunia, termasuk amerika.

12. Sepanjang sholat, anda dapat melihat bahwa ia tidak duduk di baris paling muka 

13. Bahkan ketika suara azan berkumandang, ia langsung mengerjakan sholat dimanapun ia berada meskipun hanya beralaskan karpet biasa


 14. Baru-baru ini dia baru saja mempunyai Hajatan Besar yaitu menikahkan Puteranya. Tapi pernikahan putra Presiden ini hanya layaknya pernikahan kaum Buruh. Berikut dokumentasi pernikahan Putra Seorang Presiden

Lihat aja makanannya cuman ada Pisang, Jeruk, Apel




Mudah-mudahan di pemilu yang akan datang kita akan memiliki Presiden seperti itu. Amiiiin...
 
 

Entri Populer